REPORTASE8.com, JAMBI – Aksi pencurian di Kota Jambi kembali marak terjadi, kali ini di Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura.
Tidak tanggung-tanggung dalam semalam, komplotan pencuri membawa kabur 5 unit motor.
M Nasir, selaku Ketua RT 12 Buluran Kenali mengatakan bahwa motor warganya sebanyak 5 unit yang sudah dibawa kabur pelaku, namun satu kendaraan ditinggal karena ada kunci tersembunyi sehingga komplotan maling tersebut tak bisa membawanya kabur.Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (23/5/2023) dini hari sekitar pukul 03.00 pagi.
Terkait peristiwa tersebut, dia mengatakan pihaknya sudah melapor ke pihak kepolisian, dan berharap kasus ini segera terungkap.
Menanggapi kejadian pencurian ini, camat Telanaipura Hartono di bersama Anggota DPRD Kota Jambi Dapil Telanaipura Kemas Faried Alfarelly langsung memberikan klarifikasi.
Hartono selaku camat Telanaipura mengatakan terkait kejadian aksi pencurian tersebut “Kami menghimbau kepada warga di wilayah kecamatan Telanaipura agar selalu berhati-hati dan waspada serta memberikan kunci tambahan kepada kendaraan bermotor roda dua ataupun roda empat agar tidak terulang kembali kejadian yang seperti ini serta RT agar mengaktifkan siskamling di setiap RT,” himbauan Hartono
“Tim dari lurah bersama babinkamtibmas dan Babinsa sudah turun langsung kelokasi dan saat ini masih dalam penyidikan polisi,”tambahnya, pada Selasa (23/05/2023).
Dengan kejadian yang menimpa Dapil Telanai Kemas Faried Alfarelly yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi menyampaikan via WhatsApp.
“Iya pagi tadi, abang sudah dapat info nyo” kata Faried.
Faried pun mengatakan bahwa “Yang pasti kejadian ini bukan hari ini saja. menurut pantauan saya mulai marak operasi pencurian motor dan modus perampokan rumah kosong di siang hari. Saya menghimbau kepada masyarakat agar waspada, ini merupakan atensi kepada warga” ungkap Kemas Faried.
Anggota DPRD Kota Jambi ini, diketahui selalu tanggap terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, Kemas Faried pun berharap kepada pihak kecamatan, kelurahan, babhinsa dan babhinkambtibmas untuk kembali mengaktifkan pos kamling ataupun pengawasan di lingkungan perumahan.













Discussion about this post