JAMBI, Reportase8.com – Burung merpati balap merupakan salah satu olahraga tradisional yang mengandalkan kecepatan terbang burung menuju pemiliknya di garis akhir. Hobi ini masih digemari berbagai kalangan, termasuk Kamto, karena selain memberikan kesenangan, juga dapat menjadi sumber penghasilan jika burung memiliki prestasi.
Dalam merawat merpati balap, terdapat beberapa persiapan penting yang harus dilakukan, di antaranya latihan rutin untuk melatih daya tahan dan insting terbang burung, pemberian pakan berkualitas serta suplemen guna menjaga kondisi fisik, hingga membangun ikatan yang kuat antara burung dengan joki darat agar burung mampu mengenali pemiliknya saat berlomba.
Burung merpati atau burung dara merupakan unggas dari famili Columbidae (ordo Columbiformes). Burung ini dikenal memiliki kemampuan navigasi yang baik dan telah lama dimanfaatkan manusia, mulai dari pembawa pesan hingga hewan peliharaan dan burung hias.
Menurut Kamto, memilih merpati yang memiliki kemampuan terbang baik dapat dilihat dari beberapa ciri fisik. Salah satunya adalah bentuk sayap yang kokoh, terasa gempal dan kuat saat diraba, serta memiliki “cepit udang” atau tulang panggul yang rapat.
“Burung merpati sejatinya bagus untuk hias, tetapi kalau untuk lomba lebih baik memilih burung secara spesifik, mulai dari sayap hingga tulang belakang atau yang biasa disebut cepit udang yang rapat,” ujar Kamto, Sabtu (27/6/2026).
Ia menambahkan, merpati dengan tubuh gempal, leher pendek, dan paruh ramping juga menjadi nilai tambah. Namun, menurutnya, penilaian kemampuan seekor merpati tidak hanya berdasarkan fisik.
“Ciri fisik hanya menjadi modal awal. Sekitar 70 persen penilaian tetap ditentukan dari performanya saat berada di lapangan,” tambahnya.
Catatan kecil: istilah “cepik udang” pada naskah Anda kemungkinan yang dimaksud adalah “cepit udang”, yaitu istilah yang umum digunakan di kalangan penghobi merpati untuk menggambarkan tulang panggul yang rapat. Jika Kamto memang mengucapkan istilah lain, sebaiknya sesuaikan dengan hasil wawancara agar kutipan tetap akurat.












Discussion about this post