Senin, 24 Agustus 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Merpati Balap, Hobi Tradisional yang Butuh Perawatan Khusus dan Berpotensi Menghasilkan

27 Jun 2026 | 11:46
Merpati Balap, Hobi Tradisional yang Butuh Perawatan Khusus dan Berpotensi Menghasilkan
452
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

JAMBI, Reportase8.com – Burung merpati balap merupakan salah satu olahraga tradisional yang mengandalkan kecepatan terbang burung menuju pemiliknya di garis akhir. Hobi ini masih digemari berbagai kalangan, termasuk Kamto, karena selain memberikan kesenangan, juga dapat menjadi sumber penghasilan jika burung memiliki prestasi.

Baca Juga:Berita Lainnya

Respon Cepat MDMC Tangani Korban Pasca Gempa Flores

BMKG Sampaikan Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini, Simak Daftarnya

Warga Jambi Diminta Waspadai Potensi Kiriman Asap dari Musi Banyuasin

Dalam merawat merpati balap, terdapat beberapa persiapan penting yang harus dilakukan, di antaranya latihan rutin untuk melatih daya tahan dan insting terbang burung, pemberian pakan berkualitas serta suplemen guna menjaga kondisi fisik, hingga membangun ikatan yang kuat antara burung dengan joki darat agar burung mampu mengenali pemiliknya saat berlomba.

Burung merpati atau burung dara merupakan unggas dari famili Columbidae (ordo Columbiformes). Burung ini dikenal memiliki kemampuan navigasi yang baik dan telah lama dimanfaatkan manusia, mulai dari pembawa pesan hingga hewan peliharaan dan burung hias.

Menurut Kamto, memilih merpati yang memiliki kemampuan terbang baik dapat dilihat dari beberapa ciri fisik. Salah satunya adalah bentuk sayap yang kokoh, terasa gempal dan kuat saat diraba, serta memiliki “cepit udang” atau tulang panggul yang rapat.

“Burung merpati sejatinya bagus untuk hias, tetapi kalau untuk lomba lebih baik memilih burung secara spesifik, mulai dari sayap hingga tulang belakang atau yang biasa disebut cepit udang yang rapat,” ujar Kamto, Sabtu (27/6/2026).

Ia menambahkan, merpati dengan tubuh gempal, leher pendek, dan paruh ramping juga menjadi nilai tambah. Namun, menurutnya, penilaian kemampuan seekor merpati tidak hanya berdasarkan fisik.

“Ciri fisik hanya menjadi modal awal. Sekitar 70 persen penilaian tetap ditentukan dari performanya saat berada di lapangan,” tambahnya.

Catatan kecil: istilah “cepik udang” pada naskah Anda kemungkinan yang dimaksud adalah “cepit udang”, yaitu istilah yang umum digunakan di kalangan penghobi merpati untuk menggambarkan tulang panggul yang rapat. Jika Kamto memang mengucapkan istilah lain, sebaiknya sesuaikan dengan hasil wawancara agar kutipan tetap akurat.

Previous Post

Penerangan Jembatan Gentala Arasy Sebagian Mati Total, Warga Pertanyakan Pengelolaan Pemprov Jambi

Next Post

Lima Calon Manajer Kopdes Meninggal, Saatnya Mengevaluasi Metode Pelatihan

Next Post
Lima Calon Manajer Kopdes Meninggal, Saatnya Mengevaluasi Metode Pelatihan

Lima Calon Manajer Kopdes Meninggal, Saatnya Mengevaluasi Metode Pelatihan

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Karhutla Jambi Makin Mengkhawatirkan, Lahan Terbakar Tembus 300 Hektare, Kabut Asap Mulai Selimuti Kota

    Karhutla Jambi Makin Mengkhawatirkan, Lahan Terbakar Tembus 300 Hektare, Kabut Asap Mulai Selimuti Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gempa 7.7 Skala Richter (SR) Guncang Pulau Flores NTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan Pengurus PWI Muaro Jambi, Momentum Perkuat Profesionalisme Insan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WaGJi Himbau Pihak Manapun Agar Jangan Jadikan Musim Kemarau sebagai Alasan Membakar Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, Korban Jiwa Dilaporkan Bertambah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!