REPORTASE8.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi rencana Presiden Joko Widodo untuk mengambil alih perbaikan jalan di Lampung yang belakangan ini ramai dibicarakan di medsos setelah kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Lampung. Melalui akun Instagram resminya, Sri Mulyani membeberkan alokasi anggaran yang bakal digelontorkan, baik dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Seperti diketahui, rencana ambil alih perbaikan jalan ini diungkapkan Jokowi usai menunjau langsung kondisi di Lampung pada Sabtu, 6 Mei 2023.
Sri Mulyani menjelaskan pembangunan jalan-jalan yang rusak di Lampung, Sumatera kini akan dibagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten atau kota.
“Tahukah kamu berapa jumlah APBN dan APBD serta instrumen keuangan negara yang dialokasikan untuk pembangunan jalan di Lampung dan Sumatera?,” tutur Sri Mulyani, dikutip pada Ahad, 7 Mei 2023,
Dari APBN, Sri Mulyani menuturkan alokasi belanja PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk pembangunan dan pemeliharaan Jalan Nasional pada 2023 sebesar Rp 588,7 miliar. Hingga 2 Mei 2023, menurut Sri Mulyani, anggaran itu sudah terealisasi Rp 81,6 miliar. Sementara realisasi pada 2022 mencapai Rp 508,1 miliar.
Selain itu, alokasi transfer dana dari pusat ke pemerintah daerah untuk pembangunan jalan atau Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 Provinsi, Kabupatan, Kota seluruh Lampung mencapai Rp 402,44 miliar untuk 231,9 kilometer jalan.
Terdapat pula alokasi anggaran untuk pembangunan Jalan Tol Sumatera yang melintasi Provinsi Lampung. Anggaran ini diberikan dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) dan Jaminan Pemerintah kepada PT Hutama Karya (Persero).
1.Bakauheni-Terbanggi Besar sebesar Rp 3,75 triliun.
2.Terbanggi Besar-Pematang Panggang sebesar Rp 1,86 triliun.
Sedangkan dari APBD, terdapat anggaran untuk Program Penyelenggaraan Jalan APBD 2023 Provinsi, Kabupaten, Kota di seluruh Lampung mencapai Rp 2,16 triliun. Khusus Provinsi Lampung sendiri, Sri Mulyani mengungkapkan, anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 886,8 miliar.
“Pembangunan infrastruktur adalah agenda prioritas nasional tahun ini. Pajak yang dibayar rakyat dimanfaatkan untuk menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah nusantara,” tutur Sri Mulyani.













Discussion about this post