Reportase8.com | JAMBI – Kelakukan geng motor di Kota Jambi mulai beraksi kembali. Mereka (Geng motor) lebih dari sekedar geng motor, mereka kerap membawa senjata tajam serta beraksi pada jam-jam malam dan melakukan tindak kriminal. Masyarakat Jambi meminta pihak kepolisian lebih bertindak tegas terhadap kumpulan geng motor yang saat ini mulai lagi bermunculan di kota jambi.
Baca Juga : Kepolisian Republik Indonesia Telah Buka Pendaftaran Tamtama Brimob dan Tamtama Polair Tahun 2022
Nasroel Yasier yang merupakan salah satu tokoh masyarakat jambi berharap kepada pihak kepolisian “Agar pihak Kepolisian Kota Jambi jangan segan – segan menindak secara tegas, terukur terhadap genk motor yang makin hari makin meresahkan serta membuat masyarakat semakin dihantui dengan tindakan brutal mereka”ungkapnya.Selasa (14/9)
Baca Juga : Diprediksi Salju di Puncak Cartenz Papua Akan Hilang
Tanggapan Nasroel Yasier mengenai perihal munculnya kembali geng motor di Kota Jambi, Nasroel Yasier mengungkapkan “Merekalah (geng motor) yang sebenarnya melanggar HAM, sehingga pihak kepolisian jangan takut apabila tindakan tegas, terukur itu dianggap melanggar HAM, Apabila genk motor tersebut ditindak tegas kepolisian setengah hati melakukan penindakan, maka genk motor seolah-olah malah makin mendapat angin segar melakukan kejahatan” tegas Nasroel Yasier.
Baca Juga : Tersangka Kasus Korupsi Rp78 Triliun, Kajagung Sita 2 Aset Surya Darmadi
Ditempat terpisah Ketua Komnas HAM Drs. Ahmad Taufan Damanik, M.A dikutip CNN Indonesia mengatakan “Berkaitan dengan proses penegakan hukum, maka harus menjadi fokus utama agar dilakukan tindakan tegas. Karena kalau kemudian sudah merupakan tindak kriminal, ini sudah menggangu orang lain”.
Ahmad menilai tindakan membawa senjata tajam di tempat umum dan di jam tengah malam sudah di luar batas kewajaran para pemotor umumnya, karena sudah menyentuh tindak pidana. Kurang dari itu, membuat masyarakat tak aman, hal itu saja sudah melakukan pelanggaran.
Baca Juga : Ada Apa……..? PDAM Tirta Mayang Kota Jambi Belum Memiliki Dewas Tetap
“Rasa aman pengguna jalan terganggu itu salah satu penyebabnya adanya geng motor, hal tersebutlah yang menimbulkan adanya rasa tidak aman di masyarakat. Jadi hilangnya hak rasa aman menjadi penting.Hak pengguna jalan terhadap keselamatan dirinya wajib dilindungi,” ucapnya.
Baca Juga : Walikota Jambi Syarif Fasha Buka Fun Bike Kemerdekaan 77
Ahmad mengungkapkan “Sebenarnya dalam hal penegakan hukum, penting juga untuk menjadi sebagai bagian dari kultur masyarakat. Baik aparat kepolisian yang harus tegas menindak, juga kesadaran masyarakat yang harus ditumbuhkan. Itu yang penting karena tidak bisa hanya polisi saja tapi masyarakat dan seluruhnya” ungkapnya. (red)













Discussion about this post