JAMBI, Reportase8.com – ORARI Lokal Kota Jambi yang merupakan perkumpulan khusus pecinta alat Komunikasi dengan tujuan untuk meningkatkan kelancaran komunikasi, terutama di daerah pelosok atau saat tidak ada sinyal selular, serta mendukung operasi pencarian maupun pertolongan, mengadakan kerjasama bersama dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Jambi.
Penandatanganan nota kerjasama antara ORARI Lokal Kota Jambi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Jambi terjadi pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Kerjasama yang dilaksanakan didasari oleh peran aktif ORARI dalam menyediakan dukungan komunikasi selama operasi SAR.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh H. Farti Suandri, ST, MM – YB4AHW yang merupakan Ketua ORARI Lokal Kota Jambi dengan Adah Sudarsa, S.T., selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Jambi.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Jambi Adah Sudarsa menyampaikan harapannya semoga dengan kerjasama ini, kita bisa sama-sama lebih meningkatkan kelancaran dalam berkomunikasi, meskipun di daerah yang tidak memiliki sinyal selular sekalipun.
Untuk diketahui bahwa Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk mendukung tugas pokok dan fungsi serta mewujudkan kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam rangka Penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan. Selain itu juga untuk memastikan komunikasi yang efektif dan terkoordinasi di lapangan, yang sangat krusial untuk keberhasilan operasi SAR.
Pada kesempatan yang sama Farti Suandri Ketua ORARI Lokal Jambi mengungkapkan bahwa kerjasama yang dilaksanakan ini sangat penting karena adanya kerjasama dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Jambi ini kedepannya bisa saling bahu membahu.
Farti juga mengingatkan bahwa tugas dan fungsi utama ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) adalah sebagai cadangan nasional komunikasi radio dan sarana dukungan komunikasi radio dalam usaha kemanusiaan.
“Mendukung komunikasi radio dan penyampaian berita pada saat terjadi bencana alam, marabahaya, dan kegiatan penyelamatan jiwa manusia serta harta benda serta berfungsi sebagai cadangan nasional di bidang komunikasi radio yang dapat diandalkan saat sistem komunikasi konvensional terganggu, terutama saat bencana alam atau operasi SAR (Search and Rescue)” pungkasnya.













Discussion about this post