JAMBI, Reportase8.com – Pemblokiran jalan angkutan truk Batu Bara di muara kumpeh oleh warga sangat meresahkan masyarakat pengguna jalan lain. Dampak dari pemblokiran jalan tersebut sangat mempengaruhi kenyaman serta keamanan pengguna jalan yang melintas.
Selain masyarakat yang terdampak sopir serta pengusaha pun merasakan akibat dari tindakan tersebut.
Sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari instansi maupun dinas serta aparat penegak hukum terkait dalam menyelesaikan kemacetan panjang tersebut. Terpantau kemacetan dimulai dari simpang sijinjang sampai Paal Merah Kecamatan Jambi Selatan, kemacetan terpantau hingga 11 Km.
Masyarakat yang melintas jalan tersebut juga memprotes tindakan pemblokiran jalan. Salah satu warga yang melintas mengatakan dengan adanya kemacetan ini sangat mengganggu.
“Sayo selaku warga masyarakat ini terganggu nian dengan kemacetan truk batu bara akibat adonyo pemblokiran jalan, sayo mohon nian kepada dinas maupun aparat penegak hukum terkait, tolongla bantu kami ni?,” cetus iwan. Jumat,(20/10).
Selain itu, ada keinginan dari tokoh masyarakat mewakili warga yang resah dengan adanya penutupan jalan ini, karena hanya bisa dilalui oleh sepeda motor. Hal tersebut sangat mengkhawatir, sewaktu-waktu terjadi kedaruratan seperti ambulance dan mobil PMK tidak bisa masuk melintas.
Kegiatan pemblokiran sangat mengganggu kepentingan umum, maka demi kepentingan umum, diharapkan Pemerintah ataupun instansi terkait segera mengambilntindakannguna mengurai kemacetan tersebut.
Diketahui dengan adanya insiden pemblokiran jalan ini, sehingga mengakibatkan terhambatnya pembokaran batu bara di talang duku.













Discussion about this post