REPORTASE8.com, JAMBI – Program dan inovasi Kampung Bersih, Aman dan Pintar (Bantar) andalan Wali kota Jambi Sy Fasha telah diakui dunia. Bahkan, masuk 30 besar dunia terkait program pemberdayaan masyarakat. Di Indonesia, kampung Bantar telah menjadi role model yang banyak diadopsi daerah lainnya.
Begitu besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat, maka Kampung Bantar akan terus digencarkan menjangkau semua Rukun Tetangga (RT) di kota Jambi. Disampaikan Fasha, Kampung Bantar telah diikuti 900 lebih RT dari 1.650 RT di kota Jambi.
Saat ditemui Nining selaku ketua tim penilaian kampong bantar, tepatnya di RT 02 Kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung mengatakan harapannya agar di tiap Rt dapat memaknai dari arti kampung bantar itu sendiri, dimana Kampung Bantar yakni Kampung Bersih, Aman dan Pintar.
“Bersih itu diartikan bukan saja bersih di rumah kita tetapi termasuk lingkungannya yang ada disekitarnya, terpenting bagaimana masyarakat menyadari akan pola hidup bersih dan sehat, Aman itu sendiri bagaimana masyarakat memanfaatkan adanya pos kamling secara bersama-sama dalam menjaga keamanan di lingkungannya, keamanan bukan saja terhidar dari kriminalitas tetapi aman dari kekerasan rumah tangga, maupun perempuan”ungkap Nining. Senin (24/7/2023)
Nining juga menambahkan Aman diartikan bagaimana masyarakat bersama-sama aman dari tidak pidana Narkoba, adanya prilaku yang tidak baik geng motor, untuk Pintar ini dimaknai bukan hanya sebatas pondok baca saja tetapi juga bersama sama memberantas buta aksara serta buta Alquran.
Terkait dengan tidaklanjutnya program Kampung Bantar ini, Nining menyampaikan bahwasannya “Kegiatan program ini tidak saja sampai disini, tetapi akan ada tindak lanjutnya,yakni evaluasi di 2 bulan kedepan tempat-tempat atau sasaran locus kampong bantar, guna memastikan apakah masyarakat melaksanakan kampong bantarnya atau berhenti setelah kami penilaian, harapannya kedepan tetap berlanjut’ pungkasnya.
“Untuk tim penilaian terdiri dari Bappeda, Dinas Kependudukan, Keluarga Berencana, Kodim , Satpol PP, Dinas Kebersihan, dan Dinas Pertanian”tuturnya.
Agar diketahui program kampung Bantar ini dilaksanakan agar masyarakat mendapatkan manfaat lebih besar yakni lingkungan yang bersih, aman dan pintar. Dan itu semua berkat masyarakat itu sendiri. Pemkot Jambi hanya menggerakkan swadaya dan kerukunan warga masing-masing. Disinilah tujuan sebenarnya yang ingin dicapai, yakni kerukunan di masyarakat sambil bergotong royong.













Discussion about this post