REPORTASE8.COM | JAMBI – Menindaklanjuti adanya keluhan warga atas pekerjaan proyek Jambi Sewerage System (JSS) atau sistem pengolahan air limbah di Jl. Brigjen Katamso, RT. 12, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur. Humas PT Waskita Karya (Persero) Tbk segera menanggapinya dengan turun kelapangan guna mengetahui sejauh mana dampak yang dialami warga.
Diketahui pada Sabtu,(28/10/2022) telah diadakan pertemuan antara Waskita dengan warga, pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Lurah Kasang dihadiri oleh Lurah Kasang Novri Indra, Humas PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Muhammad Anas didampingi bagian konstruksi Bangunan, Babinsa, Babinkamtibmas Kasang, Ketua Forum RT.

Dalam pertemuan tersebut Waskita akan membantu warga menjembatani penyelesaian antara PT. Pintago dengan warga menyangkut perjanjian kompensasi antara PT. Pintago dengan warga.
Selain itu juga dibicarakan persoalan warga yang terkena dampak langsung dari kegiatan proyek Jambi Sewerage System (JSS).
“Terkait masalah alat yang saat ini berada di rumah warga, akan segera dipindahkan, untuk perjanjian kompensasi yang belum terealisasi antara PT. Pintago dan warga akan kita bantu sampaikan dengan pihak PT. Pintago” kata Anas, Jumat (28/10/2022)
“Dampak banjir yang terjadi beberapa hari lalu, sudah kita realisasikan, dan yang mempunyai rumah juga welcome dan tidak ada masalah, semuanya itu sudah selesai,” jelas Anas usai melakukan mediasi dengan pihak terkait bersama masyarakat yang terdampak dari proyek tersebut.

Untuk dampak kerusakan rumah bagian Kontruksi waskita mengatakan untuk keretakan rumah lokasi yang belum terdata akan kita data, kita kroscek untuk mengetahui jenis keratakkannya agar bisa diperbaiki. Ada 12 rumah yang sudah kita perbaiki, ada timbul baru lagi yang tidak terduga juga sudah diperbaiki.
Di tempat yang sama, Lurah Kasang, Novri Indra menyampaikan, dari pemerintahan yakni lurah kasang senantiasa mendukung program Pemerintah Kota yang salah satunya proyek Jambi Sewerage System (JSS) atau sistem pengolahan air limbah ini.
Novri pun menambahkan apabila ada kendala di lapangan Lurah selaku pemerintah akan membantu menjembatani.
“Alhamdulilah, sampai hari ini pihak perusahaan sudah terkait laporan-laporan dari warga sudah ditanggapi langsung walaupun ada beberapa yang belum, dan ini butuh proses,” ucapnya.
Perihal kompensasi yang dijanjikan PT. Pintago yang merupakan sub kontraktor, kepada warga mengenai penitipan barang, Anas selaku Humas waskita menyampaikan dengan tegas untuk segera merealisasikannya sesuai perjanjian antara PT. Pentago dan warga. Dan juga hak-hak pekerja yang sudah bekerja, diharapkan segera PT. Pintago menyelesaikannya dan tidak berlarut-larut.
Dari Ketua Forum RT mengungkapkan ini juga terjadi miss komunikasi antara warga dan perusahaan, sehingga masyarakat mempertanyakan tindak lanjutnya.
Apa yang telah dijanjikan oleh sub kontraktor PT. Pintago harap segera diselesaikan, mudah-mudahan dengan hadirnya kami di sini kita semua berkomitmen agar penyelesaikan masalah ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, dan juga semoga Waskita yang telah bersedia membantu menjembatani penyelesian masalah antara PT. Pintago dengan warga dapat ditindak lanjuti oleh PT. Pintago ,” harapnya.(red/*)













Discussion about this post