Reportase8.com | SIKKA – Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sikka sebentar lagi akan berakhir, Bursa calon Bupati Sikka mulai hangat diperbincangkan. Meski masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati, masih sampai 2023, namun sejumlah nama kandidat sudah mulai bermunculan.
Baca Juga : Walikota Jambi Syarif Fasha Buka Muda LAM 2022
Sejumlah nama yang muncul untuk berebut EB1 VG seperti yang saat ini santer terdengar diantaranya Bupati Sikka yang saat ini menjabat akan kembali maju untuk kedua kalinya yakni Fransiskus Roberto Diogo , Kensius Didimus yang saat ini menjabat Kepala Diskominfo Kabupaten Sikka, Drs . Alexander Longginus, Wakil Ketua DPRD, Gorgonius Nago Bapa, Germanus Goleng (Inspektur Inspektorat Kabupaten Sikka)
Pengamat Politik dari Alumni Universitas Cendana, Servasius Titus,saat dihubungi awak media melalui sambungan Whatshap mengatakan ada beberapa figur yang muncul dalam bursa calon Bupati Sikka sangat mungkin bisa terjadi.
Misalnya Bupati Sikka saat ini Fransiskus Roberto Diogo ada juga Kensius Didimus yang saat ini menjabat Kepala Diskominfo Kabupaten Sikka. Kensius Didimus sendiri memiliki kans suara tersendiri di daerah Sikka bagian timur, dan ini sangat diwaspadai oleh lawannya.
“Yang perlu diingat dari figur-figur ini secepat mungkin mampu terimajinasi oleh publik Kabupaten Sikka. Bukan sekedar popularitas saja, namun legacy yang patut dibanggakan,” katanya.
Baca Juga : Dua Laporan Polisi Akan Berlabu Ke Roy Suryo Buntut Meme Stupa Mirip Jokowi
Setidaknya hal itu dapat memberikan stimulus meningkatnya kepercayaan publik Sikka yang sebagian besar terkategori masyarakat yang rasional.
Lantas bagaimana dengan partai politik yang bakal mengusung. Menurut dia, partai politik bukan saja melihat rekam jejak sang calon, tapi juga potensi kemenangan masing-masing figur.
Baca Juga : Informasi Diduga Dari Media Rusia Sebut Ada Lab Biologis AS di Indonesia
“Jadi ke depan, figur-figur yang muncul ini tentu harus menampilkan kerja-kerja politik yang nyata. Selain itu juga melakukan konsolidasi secara baik kepada publik Kabupaten Sikka dan parpol. Tujuannya untuk membentuk image yang baik dan positif kemudian wajib didukung media online termasuk pemberitaan, saat ini media online sangat gencar menyasar pada kaum milenial dan masyarakat umumnya ,” jelasnya.
Baca Juga : Pesawat Asing Terdeteksi Radar Indonesia, Dipaksa Mendarat Segera !!!!
“Menurut saya Kensius Didimus salah satu calon yang dianggap sebagai ” Kuda Hitam,” karena dinilai akrab dengan berbagai lapisan masyarakat Kabupaten Sikka dan Awak media.”tutupnya.
Baca Juga : Keberhasilan Gubernur Jambi Al Haris Dalam Membina Serta Menerapkan K3













Discussion about this post