Reportase8.com | ENDE,NTT – Beberapa hari ini, semua sosial media ramai menampilkan tentang kedatangan Presiden Jokowi ke Ende, Flores. Media pun banyak menyorotinya.
Kejadian yang tidak kala menarik yakni dihadangnya organisasi PMKRI Cabang Ende oleh ratusan masyarakat, Hal tersebut salah satu yang menjadi sorotan, dikarenakan aksi damai itu sempat dihadang sekelompok masyarakat yang menamakan diri PMKRI Cabang Ende menggelar aksi damai menjelang kedatangan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Senin (30/5/2022).
Baca Juga : Ratusan Anggota dan Pengurus FKPPNS Halalbihalal Bersama Wawako Maulana
“Aksi damai itu sempat dihadang karena terjadi keselah pahaman” jelas Ketua PMKRI cabang Ende, Rian Laka Ma’u saat dihubungi awak media.
“Sekelompok warga ini mengira kita aksi untuk menolak kedatangan Presiden, padahal tidak, justru kita senang bapak Presiden Jokowi datang ke Ende,” ungkapnya.
Baca Juga : Alasan Mahmud MD Marah Besar Kepada Kader PKS
Rian menambahkan Aksi tersebut hanya sebagai bentuk penyampaian aspirasi agar didengar langsung Presiden Jokowi mengenai dorongan kepada Bapak Presiden Jokowi dalam ikut mendamaikan perang Rusia-Ukraina, turunkan harga BBM dan meminta Bapak Jokowi mengusut tuntas mafia minyak goreng.
Baca Juga : Konvensi Internasional Pencemaran Minyak 1990 Disahkan Jokowi
Selanjutnya juga mendesak agar Jokowi melegitimasi Ende sebagai kota kelahiran Pancasila, juga mendorong Jokowi mendesak pihak kepolisian menyelesaikan kasus Astri dan Lael dan Anselus Wora yang masih megendap di Polres Ende.
PMKRI juga mempertanyakan ke Pemkab Ende perihal rangkaian kunjungan Jokowi yang tidak menyambangi Serambi Soekarno.
Baca Juga : Pesawat Asing Terdeteksi Radar Indonesia, Dipaksa Mendarat Segera !!!!
Bagi PMKRI, Serambi Soekarno itu merupakan tiga batu tungku yang tak terpisahkan, bersama tempat pengasingan Bung Karno dan tempat perenungan Bung Karno.(red)













Discussion about this post