Reportase8.com, Sport – Selebrasi ikonik Norwegia yang dikenal sebagai Viking Row atau dayung Viking menjadi sorotan setelah kemenangan bersejarah mereka atas Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Aksi tersebut dipimpin oleh bintang Norwegia, Erling Haaland, bersama rekan-rekan setimnya di hadapan ribuan suporter.
Erling Haaland dan skuad tim nasional Norwegia tidak hanya tampil impresif dengan menyingkirkan Brasil 2-1, tetapi juga mencuri perhatian lewat selebrasi “dayung Viking” yang dilakukan bersama para pendukung usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu waktu setempat (Senin WIB).
Di dalam stadion, para pemain dan suporter kompak melakukan Viking Row. Haaland memimpin selebrasi dengan berperan sebagai penabuh drum, sementara para pemain menirukan gerakan mendayung perahu khas Viking sambil meneriakkan kata “Ro”, yang dalam bahasa Norwegia berarti “mendayung”.
Selebrasi tersebut menjadi simbol kegembiraan Norwegia setelah memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026. Pencapaian itu merupakan sejarah baru bagi Norwegia karena untuk pertama kalinya mereka menembus babak delapan besar. Sebelumnya, prestasi terbaik mereka di Piala Dunia hanya mencapai babak 16 besar.
Euforia para suporter pun berlanjut di luar stadion. Meski hanya dalam kelompok-kelompok kecil, mereka kembali melakukan Viking Row dengan iringan tepukan dan suara mulut sebagai pengganti drum. Suasana semakin semarak berkat yel-yel yang terus dikumandangkan.
“Hari yang luar biasa. Ini hasil terbaik kami di Piala Dunia. Berikutnya kami melawan Meksiko atau Inggris, tidak masalah,” ujar salah seorang suporter Norwegia.
Pada babak perempat final, Norwegia akan menghadapi pemenang laga 16 besar antara Meksiko dan Inggris pada Sabtu (11/7) sore waktu setempat di Stadion Miami, Amerika Serikat.
Keberhasilan Norwegia tidak terlepas dari ketajaman Erling Haaland. Penyerang berusia 25 tahun itu telah mengoleksi tujuh gol pada Piala Dunia 2026, yang merupakan debutnya di ajang empat tahunan tersebut. Torehan itu menyumbang sekitar 58 persen dari total 12 gol Norwegia di turnamen ini.
Haaland juga menyamai koleksi gol kapten Prancis, Kylian Mbappe, serta megabintang Argentina, Lionel Messi, sehingga ketiganya kini memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026.
Awal Mula Sejarah Viking Row
Tradisi ini lahir dari sejarah dan warisan budaya bangsa Skandinavia. Sekitar abad ke-8 hingga ke-11, bangsa Viking dikenal sebagai pelaut dan penjelajah ulung. Mereka mengarungi lautan lepas untuk berdagang, menjelajah, hingga berekspansi menggunakan kapal kayu panjang yang didayung secara bersama-sama dalam ritme yang teratur. Gerakan mendayung inilah yang ditiru secara koreografi oleh para pendukung dan pemain sepak bola.
Momen fenomenal ini meledak ke panggung global saat Timnas Norwegia (diperkuat oleh bintang seperti Erling Haaland dan kapten Martin Ødegaard) berhasil menembus Piala Dunia.
Simbol Kebangkitan:
Setelah absen selama 28 tahun sejak terakhir kali lolos pada 1998, kembalinya Norwegia ke turnamen sepak bola terbesar di dunia ini memicu euforia massal.
Aksi Solidaritas:
Kata “Ro” sendiri berasal dari bahasa Norwegia yang berarti “mendayung”













Discussion about this post