Senin, 24 Agustus 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Tanjung Verde Disambut Bak Pahlawan Usai Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

07 Jul 2026 | 14:05
Tanjung Verde Disambut Bak Pahlawan Usai Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
2k
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

Reportase8.com, Sport – Tim nasional Tanjung Verde (Cape Verde) mendapat sambutan meriah bak pahlawan saat tiba di ibu kota Praia, Minggu (6/7/2026). Ribuan warga turun ke jalan untuk menyambut pelatih Bubista dan para pemain dengan suasana karnaval yang diwarnai kibaran bendera nasional, nyanyian, serta tabuhan drum.

Baca Juga:Berita Lainnya

Ratusan Pencinta Rock Jambi Padati KESIKO Sosial Space, Nikmati Dentuman Musik Penuh Energi

Persiapan Rock Rice Vol. 6 Matang, Panggung Siap dan Cek Sound Berlangsung di KESIKO Sosial Space

Persiapan Rampung, Rock Rise Vol VI Siap Digelar di Kesiko Sosial Space

Momen kepulangan tersebut terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Tanjung Verde yang ke-51 tahun. Skuad berjuluk Hiu Biru (Tubaroes Azuis) menjadi simbol kebanggaan nasional setelah mencatatkan sejarah pada debut mereka di Piala Dunia 2026.

Berasal dari negara kepulauan kecil dengan populasi sekitar 525 ribu jiwa, Tanjung Verde mampu melangkah hingga babak 32 besar. Perjalanan mereka mencuri perhatian dunia setelah tampil berani menghadapi sejumlah tim besar.

Di fase grup, Tanjung Verde berhasil menahan imbang dua mantan juara dunia, yakni Spanyol dengan skor 0-0 dan Uruguay 2-2. Mereka kemudian memastikan tiket ke babak 32 besar setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi.

Pada fase gugur, perjuangan Tanjung Verde kembali mendapat pujian. Mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada juara bertahan Argentina. Tim Tango harus bekerja keras hingga babak perpanjangan waktu sebelum akhirnya menang tipis 3-2 melalui gol bunuh diri Diney Borges.

Meski gagal melaju lebih jauh, perjuangan Hiu Biru mendapat apresiasi besar dari masyarakat. Setibanya di Praia, para pemain diarak menggunakan bus atap terbuka mengelilingi ibu kota dalam suasana penuh kebahagiaan.

Dikutip dari BBC, ribuan pendukung memadati area kedatangan untuk menyambut para pemain. Mereka merayakan pencapaian tim nasional dengan musik, tarian, dan kibaran bendera Tanjung Verde.

Kiper Tanjung Verde, Vozinha, mengaku bangga dengan dukungan yang diberikan masyarakat meski timnya belum mampu melangkah lebih jauh.

“Kami menginginkan sesuatu yang lebih besar, tetapi kami gagal lolos ke tahap selanjutnya. Sekarang kami hanya menikmati momen ini dan merayakannya bersama rakyat kami,” ujar Vozinha.

Pencapaian Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 menjadi kebanggaan besar bagi negara tersebut. Dengan jumlah penduduk yang relatif kecil, mereka berhasil menunjukkan bahwa semangat dan kerja keras mampu bersaing di panggung sepak bola dunia.

Kepulangan skuad Hiu Biru juga menjadi bagian dari perayaan nasional, setelah Tanjung Verde memperingati 51 tahun kemerdekaannya dari Portugal.

Previous Post

Mengenal Bajigur, Minuman Rempah Tradisional Khas Sunda yang Tetap Digemari

Next Post

Kontroversi Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir, Diduga ada Skenario FIFA

Next Post
Kontroversi Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir, Diduga ada Skenario FIFA

Kontroversi Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir, Diduga ada Skenario FIFA

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Karhutla Jambi Makin Mengkhawatirkan, Lahan Terbakar Tembus 300 Hektare, Kabut Asap Mulai Selimuti Kota

    Karhutla Jambi Makin Mengkhawatirkan, Lahan Terbakar Tembus 300 Hektare, Kabut Asap Mulai Selimuti Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gempa 7.7 Skala Richter (SR) Guncang Pulau Flores NTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan Pengurus PWI Muaro Jambi, Momentum Perkuat Profesionalisme Insan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WaGJi Himbau Pihak Manapun Agar Jangan Jadikan Musim Kemarau sebagai Alasan Membakar Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, Korban Jiwa Dilaporkan Bertambah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!