JAMBI, Reportase8.com – Misa Kamis Putih adalah ibadat pembuka rangkaian Tri Hari Suci Paskah dalam tradisi Katolik/Kristen yang mengenang Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama murid-murid-Nya. Misa ini menandai penetapan Sakramen Ekaristi, Sakramen Imamat, dan perintah untuk saling mengasihi melalui tradisi pembasuhan kaki.

Misa Kamis Putih yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Paroki Santa Teresia Jambi pada Misa pertama pukul 16.00 wib yang dipimpin oleh Romo Albertus Joni, Scj atau yang akrab disapa Romo Koko.
Dalam Homilinya Romo Albertus Joni Scj menyampaikan terkait kisah-kisah yang tertulis di Kitab Suci baik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, dimana kedua masa tersebut saling berkaitan.
Romo Albertus Joni Scj juga menjelaskan bahwa kisah Yesus hari ini yang dirayakan sebagai Kamis Putih, dimana Yesus membasuh kaki kedua belas rasulnya, Yesus mengetahui bahwa dirinya akan berhadapan dengan maut (Penyiksaan). Romo juga menambahkan bahwa sejarah tradisi Katolik sangat menarik untuk dipelajari dan kesemuanya terdapat dalam Kitab Suci.
Dalam Homilinya Romo Albertus Joni sjc mengungkapkan makna dari Tri Hari Suci dalam Gereja Katolik :
1. Perjamuan Terakhir (Ekaristi): Yesus memecah roti dan berbagi anggur sebagai simbol Tubuh dan Darah-Nya.
2. Pembasuhan Kaki (Mandatum): Pastor membasuh kaki jemaat sebagai teladan kerendahan hati dan pelayanan, bukan dilayani.
3. Penetapan Imamat: Mengenang pemberian tugas khusus kepada para rasul.
4. Warna Liturgi Putih: Melambangkan kemuliaan, cinta kasih, dan sukacita.
Suasana: Misa ini menandai akhir masa Prapaskah dan dimulainya masa pengheningan sebelum sengsara Yesus.
Romo Albertus Joni pun menjelaskan bahwa dalam tradisi Yahudi, khususnya pada perjamuan Paskah (Passover Seder), minum anggur dilakukan sebanyak empat kali.
Empat cangkir anggur ini wajib diminum oleh setiap orang dewasa selama perayaan Seder, yang masing-masing cangkir mewakili empat janji penebusan Allah kepada bangsa Israel:
Cangkir Pertama (Pengudusan/Kiddush): “Aku akan membawa kamu keluar…”
Cangkir Kedua (Tulah/Maggid): “Aku akan membebaskan kamu…”
Cangkir Ketiga (Penebusan/Berkat): “Aku akan menebus kamu…”
Cangkir Keempat (Penerimaan/Hallel): “Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku…”
Cangkir kelima dalam tradisi perjamuan Paskah Yahudi (Seder) sering disebut sebagai “Cangkir Elia” (Elijah’s Cup) atau “Cangkir Penebusan Kelima”.
Misa Kamis Putih 2026 di Gereja Katolik Santa Teresia Jambi dihadiri ratusan umat, misa pun diselenggarakan 2 kali misa yakni misa Pertama pukul 16.00 wib dan Misa kedua pada pukul 20.00 wib.













Discussion about this post