Sabtu, 9 Mei 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Oknum Dishub yang Viral Palak Sopir Pikap Kena Sanksi Turun Pangkat

13 Jun 2024 | 07:52
Oknum Dishub yang Viral Palak Sopir Pikap Kena Sanksi Turun Pangkat
1.2k
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

JAKARTA, Reportase8.com – Seorang oknum Dishub yang sempat viral lantaran memalak sopir mobil pikap yang terjaring razia, akhirnya kena sanksi turun pangkat. Diketahui, oknum Dishub tersebut bernama Slamet Riyadi.

Baca Juga:Berita Lainnya

Belasan Ribu Pelajar Jambi Deklarasi Tolak IRET, TCC dan Bullying

Waketum PSI Bro Ron Dipolisikan Balik soal Pemukulan

Sambut Bulan Maria Ratusan Umat Katolik Gereja Santa Teresia Jambi Ikuti Arakan Disertai Nyala Lilin

Wakil Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syarifudin mengatakan, pihaknya memberi sanksi tegas kepada Slamet Riyadi berupa demosi alias penurunan pangkat dan pemotongan tunjangan.

“Penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang ketiga berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun, dipotong tambahan penghasilan pegawai (TPP) 30 persen dari jumlah TPP bersih yang akan diterima selama 12 bulan,” ungkap Syarifudin dalam keterangannya, dikutip Kamis (13/6/2024).

Dijelaskan, imbas aksi pungli, Slamet dinyatakan melanggar ketentuan Pasal 3 huruf d Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 kewajiban menaati ketentuan peraturan Undang-Undang Jo Pasal 5 huruf g melakukan pungutan diluar ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Proses pendalaman kejadian dan pemeriksaan telah dilakukan secara menyeluruh terhadap petugas yang bersangkutan,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi pungli oknum Dishub itu terekam kamera hingga viral di media sosial. Dalam video, oknum Dishub tersebut meminta uang rokok kepada sang sopir dengan cara memaksa.

Video yang diunggah akun Instagram @romansasopirtruck. Oknum Dishub tersebut memaras sang sopir mobil pick up dengan alasan uji kelayakan kendaraan bermotor atau uji KIR sudah mati.

“Negosiasi nganu antara petugas Dishub dengan sopir pickup,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Keterangan video juga membeberkan bahwa peristiwa pemerasan itu terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta pada Jumat (7/6/2024). Terlihat jelas dalam video pria berseragam Dishub itu meminta uang rokok kepada sopir supaya mobilnya tidak ditahan.

Sang sopir mengaku tak mengantongi uang yang diminta. Namun oknum Dishub itu tetap kekeh memeras sopir mobil pick up.

“Saya aja kencing bayar tadi di MCK Rp5.000,” ujar petugas Dishub kepada sopir yang dimintai uang rokok.

“Intinya bapak minta uang buat beli rokok kan?,” tanya sang sopir.

Dengan entengnya, oknum Dishub itu mengaku menginginkan uang dari sopir.

“Iya saya minta duit,” jawab oknum Dishub dengan nada lantang.

Previous Post

Ketua PWI Muaro Jambi Canangkan Proker Berbeda

Next Post

Kejar Elektabilitas Jelang Pilwako Jambi, Pakar Bilang Program Maulana Rp100 Juta per RT Hanya Mengakali Masyarakat

Next Post
Kejar Elektabilitas Jelang Pilwako Jambi, Pakar Bilang Program Maulana Rp100 Juta per RT Hanya Mengakali Masyarakat

Kejar Elektabilitas Jelang Pilwako Jambi, Pakar Bilang Program Maulana Rp100 Juta per RT Hanya Mengakali Masyarakat

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Publik Desak Walikota Jambi Maulana Serius Dalam Menanggapi Isu Pembelian CCTV Kampung Bahagia

    Publik Desak Walikota Jambi Maulana Serius Dalam Menanggapi Isu Pembelian CCTV Kampung Bahagia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW Nasdem Jambi Turunkan Ratusan Anggota Gelar Aksi Damai Bentuk Protes Cover Majalah Tempo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik Pengurus DPW Jambi Raja Juli Antoni: PSI Bakal Jadi Perahu Tokoh Muda Potensial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen UIN STS Jambi Dr. Dedek Kusnadi : Masyarakat Sudah Cerdas Tidak Butuh Janji Manis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antisipasi Terjadi Korupsi Nasroel Yasier Sarankan Pemkot Jambi Bentuk Badan Pengawasan dan Pengembangan Kota Tua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!