JAKARTA, Reportase8.com – Seorang oknum Dishub yang sempat viral lantaran memalak sopir mobil pikap yang terjaring razia, akhirnya kena sanksi turun pangkat. Diketahui, oknum Dishub tersebut bernama Slamet Riyadi.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syarifudin mengatakan, pihaknya memberi sanksi tegas kepada Slamet Riyadi berupa demosi alias penurunan pangkat dan pemotongan tunjangan.
“Penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang ketiga berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun, dipotong tambahan penghasilan pegawai (TPP) 30 persen dari jumlah TPP bersih yang akan diterima selama 12 bulan,” ungkap Syarifudin dalam keterangannya, dikutip Kamis (13/6/2024).
Dijelaskan, imbas aksi pungli, Slamet dinyatakan melanggar ketentuan Pasal 3 huruf d Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 kewajiban menaati ketentuan peraturan Undang-Undang Jo Pasal 5 huruf g melakukan pungutan diluar ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
“Proses pendalaman kejadian dan pemeriksaan telah dilakukan secara menyeluruh terhadap petugas yang bersangkutan,” ujarnya.
Sebelumnya, aksi pungli oknum Dishub itu terekam kamera hingga viral di media sosial. Dalam video, oknum Dishub tersebut meminta uang rokok kepada sang sopir dengan cara memaksa.
Video yang diunggah akun Instagram @romansasopirtruck. Oknum Dishub tersebut memaras sang sopir mobil pick up dengan alasan uji kelayakan kendaraan bermotor atau uji KIR sudah mati.
“Negosiasi nganu antara petugas Dishub dengan sopir pickup,” tulis keterangan unggahan tersebut.
Keterangan video juga membeberkan bahwa peristiwa pemerasan itu terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta pada Jumat (7/6/2024). Terlihat jelas dalam video pria berseragam Dishub itu meminta uang rokok kepada sopir supaya mobilnya tidak ditahan.
Sang sopir mengaku tak mengantongi uang yang diminta. Namun oknum Dishub itu tetap kekeh memeras sopir mobil pick up.
“Saya aja kencing bayar tadi di MCK Rp5.000,” ujar petugas Dishub kepada sopir yang dimintai uang rokok.
“Intinya bapak minta uang buat beli rokok kan?,” tanya sang sopir.
Dengan entengnya, oknum Dishub itu mengaku menginginkan uang dari sopir.
“Iya saya minta duit,” jawab oknum Dishub dengan nada lantang.













Discussion about this post