Selasa, 26 Mei 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Dinggap Tidak Efektif Atasi Karhutla di Lahan Gambut Menggunakan Helikopter Water Bombing, KLHK Minta Evaluasai

02 Okt 2023 | 07:30
Dinggap Tidak Efektif Atasi Karhutla di Lahan Gambut Menggunakan Helikopter Water Bombing, KLHK Minta Evaluasai

Foto udara api membakar lahan di sisi gerbang tol Rambutan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang-Indralaya/DOK ANTARA

629
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

REPORTASE8.com, Banjar – Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Hanif Faisol Nurofik menyebutkan penggunaan helikopter water bombing sangat tak efektif untuk menangani kebakaran hutan atau lahan (karhutla) di lahan gambut.

Baca Juga:Berita Lainnya

Persipura Gagal Menuju Kasta Tertinggi, Suporter Mengamuk

Waketum PSI Bro Ron Dipolisikan Balik soal Pemukulan

Sambut Bulan Maria Ratusan Umat Katolik Gereja Santa Teresia Jambi Ikuti Arakan Disertai Nyala Lilin

Adapun, langkah memperbanyak pompa air dan jumlah personel, menurut Hanif, adalah langkah awal yang tepat. Ia pun mengimbau penggunaan helikopter water bombing hanya untuk memadamkan karhutla di lahan kering saja.

“Saya menyarankan Pemprov Kalsel rutin melaksanakan evaluasi terkait langkah tepat menangani lahan gambut yang terbakar. Tolong lakukan kajian secara detail di mana saja titik gambut yang harus kita tangani,” kata Hanif, Ahad, 1 Oktober 2023.

Saat ini kondisi udara di Kalimantan Selatan dalam sepekan ini sangat tidak sehat dan berada dalam indikator sangat merah, khususnya di Banjarbaru dan Banjarmasin. Hal itu, menurut Hanif, seharusnya menjadi perhatian khusus usai Menteri LHK menginstruksikan jajarannya agar melakukan perencanaan pengendalian dan penanganan secara berkelanjutan terkait karhutla di Kalimantan Selatan.

Soal ini, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto mengakui bahwa penanggulangan karhutla di Kalsel belum secara maksimal. Ini terlihat dari sejumlah kabupaten dan kota yang masih diselimuti kabut asap akibat karhutla.

Adapun upaya pemadaman karhutla terus dilakukan, salah satunya dengan membasahi lahan gambut secara berkelanjutan. “Saat ini pemerintah daerah dan KLHK meninjau wilayah yang terbakar, kita sedang memadamkan beberapa titik api yang menyala dan mudahan ini bisa mengurangi kabut asap di Kalsel,” ucap Ari Aryanto.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong kemarin ikut memadamkan titik api di lahan gambut area hutan lindung di Kabupaten Banjar, Kalsel. Ia bersama jajarannya terjun ke lokasi kebakaran sejak sore hingga malam hari untuk meninjau secara langsung kondisi hutan lindung yang terbakar.

“Sewaktu perjalanan dari Kalimantan Tengah menuju ke Kalimantan Selatan, saya melihat jarak pandang cukup gelap banyak kabut asap, kiri dan kanan banyak terbakar lahan,” ujar Alue Dohong.

Ia lalu menginstruksikan agar seluruh sumber daya manusia (SDM) yang ada bekerja sama untuk menanggulangi karhutla di Kalsel. “Langsung saja kita bagi tugas semua, kita kerja bareng, tadi siang sewaktu di Kalimantan Tengah saya perintahkan semua organisasi perangkat daerah harus turun ke lapangan menanggulangi karhutla,” ucapnya.

Dengan makin meluasnya dampak karhutla terhadap gangguan pernapasan hingga mengganggu jadwal penerbangan pesawat di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, menurut Alue Dohong, perlu penanganan maksimal antarpihak. “Saya mau kita kerja maksimal, saya juga akan bolak balik Kalsel dan Kalteng untuk memantau karhutla. Kalau salah satu mulai kondusif, nanti pindah lagi ke daerah yang satunya, begitu seterusnya,” ucapnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan pada Ahad, 1 Oktober 2023, memantau sebanyak 100 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Sebanyak 100 titik panas tersebut terpantau mulai pukul 01.00 hingga 16.00 Wita,” ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman – Sepinggan BMKG Stasiun Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Senin, 2 Oktober 2023.

Titik panas merupakan indikator karhutla yang terdeteksi dari suatu lokasi, dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya. Seratus titik panas yang tersebar di satu kota dan lima kabupaten itu telah diinformasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota masing-masing agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Satu kota dan lima kabupaten yang terdeteksi 100 titik panas ini adalah di Kota Bontang ada satu titik, Kabupaten Paser 23, Penajam Paser Utara 2, Kutai Timur 29, Kutai Kartanegara 36, dan Kabupaten Berau terdeteksi sembilan titik panas.

Rinciannya antara lain di Kabupaten Kutai Kartanegara yang terdeteksi 36 titik panas tersebar di delapan kecamatan yakni Kembang Janggut, Kenohan, Marangkayu, Tabang, Muara Muntai, dan Samboja masing-masing satu titik, kemudian Anggana dua titik, dan Muara Kaman 28 titik dengan tingkat kepercayaan menengah.

Di Kabupaten Paser yang terdeteksi 23 titik panas, tersebar pada tiga kecamatan yakni Batu Engau 16 titik, Long Ikis lima titik, dan Kecamatan Tanjung Harapan dua titik yang semuanya juga memiliki tingkat kepercayaan menengah.

“Kabupaten Berau yang terpantau 9 titik, tersebar di empat kecamatan yakni Batu Putih 2, Biatan 1, Gunung Tabur 1, dan Kecamatan Tabalar terdapat 5 titik. Semuanya juga memiliki tingkat kepercayaan menengah,” kata Diyan.

Previous Post

Informasi Terupdate Terkait Kabut Asap di Provinsi Jambi

Next Post

1.031 Titik Panas Terpantau di Sumatera, Wilayah Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

Next Post
1.031 Titik Panas Terpantau di Sumatera, Wilayah Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

1.031 Titik Panas Terpantau di Sumatera, Wilayah Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Pemuda Kritisi Kondisi Bahu Jalan Penuh Tambal Sulam di depan Kantor Gubernur

    Pemuda Kritisi Kondisi Bahu Jalan Penuh Tambal Sulam di depan Kantor Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik Pengurus DPW Jambi Raja Juli Antoni: PSI Bakal Jadi Perahu Tokoh Muda Potensial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen UIN STS Jambi Dr. Dedek Kusnadi : Masyarakat Sudah Cerdas Tidak Butuh Janji Manis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut Bulan Maria Ratusan Umat Katolik Gereja Santa Teresia Jambi Ikuti Arakan Disertai Nyala Lilin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bakar Semangat Kader PSI, Ketua DPW Romi Hariyanto Orasi Penuh Makna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!