
REPORTASE8.COM | JAMBI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi mengadakan workshop penggiat Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) lingkungan masyarakat, di Abadi Suite Hotel Jambi, Kamis (22/09/2022).
Baca Juga : Canggihnya Jet Tempur Baru Indonesia
Kegiatan ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Kepala BNN Kota Jambi AKBP Agus Setiawan didampingi Seksi Rehabilitasi BNN Kota Jambi Daniel, SH dan Nurhayati, ST, yang merupakan Sub. Plt. Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Sebagai pembicara (narasumber) AKBP DR Dadang Dk yang mana AKBP DR Dadang Dk mengambil Dispertasinya yakni faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) pada sesi pertama dan untuk sesi keduanya dengan Narasumber Mochammad Farisi, S.H. Ll.M dengan tema Publik speaking.
Baca Juga : Setelah BBS dan Rohima, KPK Periksa Mantan Bupati Muara Jambi Masnah Busroh
Workshop penggiat Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) diikuti oleh puluhan peserta dari baik dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi, GERAMI (Gerakan Ayo Mengaji), Prima DMI ( Perhimpunan Remaja Mesjid), serta beberapa media.
Dalam materinya, AKBP Agus Setiawan memaparkan besarnya dampak penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya (Narkoba) terhadap pengguna maupun lingkungan sosial.
“Dampak buruknya sangat luas tidak hanya pada kesehatan pengguna namun juga lingkungan sosial, lingkungan keluarga, kemudian berdampak pada pergeseran akhlak. Bahkan hingga ekonomi secara mikro ataupun makro, seperti yang terpantau dari laporan PPATK lebih Rp.120 triliun kerugian negara akibat lalu lintas Narkoba secara nasional,sehingga pencegahan terhadap Narkoba ini merupakan tugas kita semua,” jelasnya.
Agus mengatakan workshop ini bertujuan untuk saling berkoordinasi dalam memerangi Narkoba dan bersama menjaga generasi bangsa dari kejahatan Narkoba.
“Diskusi ini juga untuk meningkatkan kesadaran diri akan bahaya narkoba,” ujarnya.
Adapun dalam workshop ini memaparkan submateri seperti ancaman bahaya narkoba dalam tatanan masyarakat, lalu program rehabilitasi bagi pecandu Narkoba, hingga komunikasi efektif bagi pegiat anti Narkoba. (red/*)














Discussion about this post