Rabu, 16 September 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT HGB, Ada 3 Nama yang Punya Neksus dengan Nusron Wahid

16 Sep 2026 | 02:50
KPK Amankan 17 Orang dalam OTT HGB, Ada 3 Nama yang Punya Neksus dengan Nusron Wahid
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di sejumlah wilayah, salah satunya Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga:Berita Lainnya

Jambi Darurat Rokok Ilegal, Kemenkeu Harus Turun Tangan

Abu Vulkanik dan Asap Masih Terpantau, Potensi Hujan Signifikan Masih Ada di Sejumlah Wilayah

Gempa M5,2 Guncang Manggarai NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

Dari 17 orang yang diamankan, terdapat sejumlah nama dengan latar belakang berbeda, mulai dari pejabat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), mantan bupati, hingga politisi.

Di antara nama-nama tersebut, setidaknya terdapat tiga orang yang memiliki jejak keterkaitan atau neksus dengan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid. Mereka adalah Lampri, Fahd El Fouz Arafiq alias Fahd Arafiq, dan Arif Sugiyanto.

Keterkaitan ketiganya dengan Nusron berada dalam konteks yang berbeda. Lampri memiliki hubungan dalam struktur birokrasi Kementerian ATR/BPN, sedangkan Fahd dan Arif memiliki persinggungan melalui aktivitas politik di Partai Golkar.

Fakta tersebut menarik dicermati setelah KPK menegaskan bahwa OTT tersebut untuk sementara diduga berkaitan dengan perbuatan oknum secara personal. KPK juga belum mengaitkan perkara tersebut dengan kepentingan kelompok maupun partai politik tertentu.

“Tentunya kami melihat pada tahap awal ini, di tahap penyelidikan ini, ini adalah dugaan perbuatan oknum personal,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (14/9/2026) malam.

Lampri, Pejabat yang Diangkat Nusron

Salah satu nama yang diamankan KPK adalah Lampri. Ia merupakan pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN yang kini menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Agraria dan Tata Ruang (PPTR).

Jejak Lampri dengan Nusron berada dalam konteks hubungan birokrasi. Sebelum menduduki posisi tersebut, Lampri menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah.

Nusron merupakan politikus Partai Golkar yang terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 dari daerah pemilihan Jawa Tengah II, yang meliputi Demak, Jepara, dan Kudus. Ia kemudian ditunjuk sebagai Menteri ATR/BPN pada Oktober 2024.

Pada Februari 2026, beberapa bulan setelah menduduki posisi Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron mengangkat Lampri sebagai Direktur Jenderal PPTR.

Dengan demikian, hubungan Nusron dan Lampri tidak hanya berada dalam satu institusi. Lampri kemudian menempati posisi strategis di Kementerian ATR/BPN di bawah kepemimpinan Nusron.

Meski demikian, hubungan struktural tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya keterlibatan Nusron dalam perkara yang kini ditangani KPK.

Fahd Arafiq dan Persinggungan Politik Golkar

Nama berikutnya adalah Fahd Arafiq, politikus Partai Golkar yang turut diamankan dalam OTT tersebut.

Jejak Fahd dengan Nusron berada dalam konteks politik. Dalam persiapan menghadapi Pemilu 2024, Nusron memegang posisi strategis di Partai Golkar sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Golkar.

Pada periode tersebut, Ranny Fahd Arafiq, istri Fahd, ditempatkan sebagai calon anggota legislatif nomor urut satu Partai Golkar untuk daerah pemilihan Jawa Barat VI, yang meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok.

Penempatan nomor urut tersebut berlangsung dalam konteks strategi pencalonan Partai Golkar menghadapi Pemilu 2024. Posisi Nusron sebagai salah satu pengurus strategis di bidang pemenangan pemilu membuat keduanya berada dalam lanskap politik yang sama.

Namun, fakta mengenai persinggungan politik tersebut tidak dapat dengan sendirinya ditarik sebagai bukti adanya hubungan dengan perkara OTT KPK.

Sejauh ini, belum ada pernyataan KPK yang mengaitkan hubungan Fahd, Ranny, maupun Nusron dalam konteks politik Golkar dengan dugaan korupsi pengurusan HGB yang sedang ditangani.

Arif Sugiyanto dan Jejak Golkar

Nama ketiga adalah Arif Sugiyanto, mantan Bupati Kebumen yang juga turut diamankan dalam OTT.

Arif memiliki persinggungan dengan Partai Golkar dalam kontestasi Pilkada Kebumen 2024. DPP Golkar sebelumnya memberikan penugasan hingga rekomend

Saya sengaja membuat bagian akhir lebih tegas soal batas antara fakta hubungan dan dugaan keterlibatan, karena judul/angle tentang “neksus Nusron” cukup sensitif. Ini membantu berita tetap menarik, tetapi tidak melompat dari fakta bahwa seseorang pernah bekerja atau berpolitik dalam lingkaran yang sama menjadi insinuasi bahwa Nusron terlibat.

Previous Post

12 Murid SD Xaverius 1 Jambi Berangkat ke Malaysia Ikuti WICE Internasional

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • SD Xaverius 1 Wakili Jambi di WICE 2026 Malaysia dengan Beragam Inovasi Siswa

    SD Xaverius 1 Wakili Jambi di WICE 2026 Malaysia dengan Beragam Inovasi Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepedulian Warga Jambi untuk Korban Gempa Flores Menggema di Taste of Merdeka 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gempa M5,2 Guncang Manggarai NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Sosok Eurico Guterres yang Selalu Disegani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WaGJi Dorong Pemkab Batanghari Revitalisasi Bangunan Bersejarah di Muara Tembesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!