Sabtu, 2 Mei 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Salah Satu Putera Jambi Mohon Agar Pemerintah Pusat Lebih Memperhatikan Konflik Batu Bara

17 Apr 2022 | 21:54
Salah Satu Putera Jambi Mohon Agar Pemerintah Pusat Lebih Memperhatikan Konflik Batu Bara

Sopir Batu Bara melakukan aksi demonstrasi

9
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

ReportaseJambi.com – Seorang putra Jambi, Muhammad Husyairi alias Cekgu, mengimbau pemerintah pusat lewat Kementrian ESDM, segera memperhatikan konflik truk batu bara dengan masyarakat Jambi karena sudah banyak nyawa hilang akibat konflik tersebut.

Baca Juga:Berita Lainnya

Sambut Bulan Maria Ratusan Umat Katolik Gereja Santa Teresia Jambi Ikuti Arakan Disertai Nyala Lilin

Bakar Semangat Kader PSI, Ketua DPW Romi Hariyanto Orasi Penuh Makna

Lantik Pengurus DPW Jambi Raja Juli Antoni: PSI Bakal Jadi Perahu Tokoh Muda Potensial

“Apakah harus menunggu mati beberapa orang lagi baru pemerintah pusat lewat Kementrian ESDM memikirkan masalah batu bara ini. Apa memang sengaja membiarkan konflik ini terjadi terus menerus,” ungkap Cekgu, kepada media Minggu (14/4/2022

Cekgu menjelaskan, konflik batu bara dengan masyarakat Jambi, terutama pengguna jalan umum, sudah terjadi berpuluh tahun lamanya. Jumlah korban tewas di jalan akibat truk batu bara, makin tahun makin tinggi.

Tetapi, upaya pemerintah daerah dan unsur muspida untuk mengatasi masalah ini, dinilainya belum maksimal. Apalagi pemerintah daerah, terkendala wewenang.

“Saya dapat informasi, pemerintah daerah kita ini seakan tak berdaya. Izin pertambangan ada di pemerintah pusat, otomatis pengusaha batu bara, hanya mendengar pemerintah pusat. Mereka tak peduli dengan pemerintah daerah, ini kekacauan yang luar biasa bagi daerah kita,” tutur Cekgu yang juga seorang Budayawan Jambi ini.

Akibat tak punya wewenang, pemerintah daerah, baik Pemprov Jambi, DPRD Provinsi Jambi, Polda Jambi dan Korem Jambi, dinilainya benar-benar tak bisa berbuat banyak.

“Saya juga dapat informasi, diundang rapat saja, owner-owner tambang batu bara itu tak mau datang. Cuma mengirim utusan yang tak punya posisi memutuskan. Jadi maunya owner batu bara di Jambi ini, apa? Apa sengaja mau membunuh masyarakat Jambi?, Karena ini pembiaran yang menimbulkan korban jiwa,” ujarnya berapi-api.

Karena itu, ia mengimbau agar Kementrian ESDM RI, segera turun ke Provinsi Jambi melihat langsung kemacetan yang terjadi di Muara Tembesi dan memperhatikan data kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban di Polda Jambi.

“Semua ini fakta. Tinggal lihat datanya. Kalau tak mau, berarti kalian (Kementrian ESDM, red) tak kerja!, kan Jokowi bilang, kerja, kerja, kerja!,” jelasnya.

Cekgu menambahkan, data yang didapatnya dari instansi terkait, ada 8.000 unit truk batu bara yang beroperasi di jalanan dalam Provinsi Jambi.

“Kalau 1 unit truk saja panjangnya 4 meter, dikali 8.000 unit, itu sudah 32 ribu meter. Kira-kira 32 kilometer kalau dijejerkan. Lihat, bagaimana tidak macet ini! Mau bikin jalan alternatif, dari dulu susahnya bukan main. Apalah mau pengusaha batu bara ini. Kan bisa patungan bikin jalan alternatif. Sisihkan lah sedikit keuntungan itu untuk buat jalan. Apa guna CSR. Tak habis pikir saya,” tutupnya.

(red).

 

Previous Post

Wakil Walikota Jambi, Maulana Pimpin Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan

Next Post

Pasokan Ketersediaan BBM Jelang Ramadhan Dalam Posisi Aman

Next Post
Pasokan Ketersediaan BBM Jelang Ramadhan Dalam Posisi Aman

Pasokan Ketersediaan BBM Jelang Ramadhan Dalam Posisi Aman

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Publik Desak Walikota Jambi Maulana Serius Dalam Menanggapi Isu Pembelian CCTV Kampung Bahagia

    Publik Desak Walikota Jambi Maulana Serius Dalam Menanggapi Isu Pembelian CCTV Kampung Bahagia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW Nasdem Jambi Turunkan Ratusan Anggota Gelar Aksi Damai Bentuk Protes Cover Majalah Tempo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Penutupan Selat Hormuz Biji Plastik Mahal, Harga Air Minum Dalam Kemasan Naik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keheningan dan Khidmat Warnai Perayaan Jumat Agung Gereja Santa Teresia Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Umat Katolik Gereja Santa Teresia Jambi Hadiri Kamis Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!