JAKARTA, Reportase8.com – Pasca viralnya video terkait penghalangan wartawan saat meliput kedatangan rombongan DPR RI ke Mapolda Jambi oleh pihak Polda.
Wartawan dihadang, dan didorong menjauh dari rombongan DPR RI. Padahal, saat itu wartawan sedang mewawancarai DPR soal reformasi polri dan Undang-Undang Perampasan Aset.
Tidak berselang lama Polda Jambi pun merilis permohonan maaf kepada awak media melalui Kabid Humas Kombes Pol Mulia Prianto.
Melalui keterangan tertulisnya yang bersangkutan mengungkapkan permintaan maaf atas insiden menghalangi wartawan mewawancarai anggota Komisi III DPR di lingkungan Polda Jambi itu. Dia pun menjelaskan kronologi versi polda.
Tidak sampai disitu, peristiwa ini pun sampai hingga ke Kompolnas RI. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pun turut memberikan tanggapannya, Kompolnas menyayangkan sikap anggota polisi yang melarang wartawan mewawancarai Komisi III DPR saat meakukan kunjungan ke PoldA Jambi, Jumat (13/9/2025).
Kompolnas menegaskan, kerja-kerja kepolisian harus terbuka.
“Saya pikir itu tidak bisa dibenarkan ya, kerja kerja kepolisian itu ya harus terbuka. ada spirit keterbukaan dan sebagainya,” kata Komisioner Kompolnas Choirul Anam melalui pesan singkat, Sabtu (13/9/2025) kemarin.
Dia juga mengingatkan bahwa kehadiran pers dalam konteks demokrasi dan negara hukum adalah hal yang penting.
“Kerja-kerja jurnalis itu adalah kerja-kerja penting, dalam konteks demokrasi dan negara hukum, oleh karenanya aksebilitas mereka (polisi) terhadap berbagai informasi, atas kerja-kerja profesionalitas rekan rekan jurnalis harus dilindungi,” tambahnya.
Choirul kembali menegaskan bahwa, kejadian dan upaya menghalang-halangi kerja jurnalis tidak boleh terjadi lagi.
“Kami menyayangkan itu, dan tidak boleh terjadi lagi, saya kira memang harus evaluasi kenapa kok terjadi peristiwa tersebut? saya kira humas dan polda harus menjelaskan itu. Sekali lagi, kerja-kerja jurnalisme itu juga dibutuhkan negara kita secara umum, secara khusus untuk kepolisian,” tutupnya.













Discussion about this post