Minggu, 21 Juni 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Umar Patek, Eks Perakit Bom Kini Resmi Jadi Peramu Kopi

05 Jun 2025 | 14:50
Umar Patek, Eks Perakit Bom Kini Resmi Jadi Peramu Kopi
2.1k
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

JAKARTA, Reportase8.com – Umar Patek, mantan terpidana kasus bom Bali, kini merambah dunia kopi dengan membuka kedai kopi yang diberi nama “Ramu Kopi”. Nama “Ramu” diambil dari nama Umar yang dibalik, dan ia berharap melalui kopi ini ia dapat memulai kehidupan baru.

Baca Juga:Berita Lainnya

Persipura Gagal Menuju Kasta Tertinggi, Suporter Mengamuk

Waketum PSI Bro Ron Dipolisikan Balik soal Pemukulan

Bakar Semangat Kader PSI, Ketua DPW Romi Hariyanto Orasi Penuh Makna

Eks narapidana teroris (napiter) Bom Bali 1, Umar Patek, memperkenalkan kopi racikannya yang diberi nama “Ramu Kopi” ke publik.

Jika dulu ia dikenal karena merakit bom, kini ia kembali di tengah masyarakat dan berharap bisa diterima lewat kopi khasnya.

Launching Ramu Kopi digelar di Hedon Estate, Surabaya, Selasa (3/6/2025) malam. Ada beberapa jenis kopi yang dibuat Umar yakni signature, arabika ijen, robusta, dan rempah.

“Saya dulu dikenal karena hal yang menyakitkan dunia, kini (saya) meramu rasa menyeduh damai. Rasa pahit itu dulu menghancurkan, sekarang pahit ini menyembuhkan (lewat kopi),” ujar Umar, Selasa (3/6/2025).

Umar mengungkapkan, bahwa Ramu berasal dari namanya yang dibalik. Ia menyebut bahwa melalui kopi ini, ia ingin memulai jalan hidupnya yang baru.

“Ramu, kalau dibalik itu Umar. Ini bukan sekedar kopi, ini tentang perubahan memilih hidup baru,” tuturnya.

Dirinya menceritakan kilas balik memulai usaha kopi yang bermula dari tawaran drg. David Andreasmito, owner Hedon Estate usai ia keluar dari Lapas Porong 7 Desember 2022.

“(Saat bertemu) beliau selalu menawarkan saya, menyotorkan ini uang. Saya tolak, saya gak mau. Bukan ini yang saya butuhkan, tapi kerja yang saya butuhkan. Sampai akhirnya pada saat beliau hadir datang ke rumah saya dan saya suguhi kopi, di situlah beliau merasa suka. Dan akhirnya menyuruh saya coba buatkan kopi yang seperti ini,” bebernya.

Dari sanalah David menawarkan Umar untuk membuka bisnis kopi.

“drg. David menawarkan kamu jual kopi seperti ini ke kafe saya. Karena kafe saya punya pelanggan. Jadi Umar dulu meramu bom, sekarang meramu kopi,” katanya.

Umar pun membuat racikan kopinya dengan dibantu rekan drg. David yang cukup expert di bidangnya. Ia akhirnya mendapatkan racikan kopi khas Bondowoso.

Sementara itu, drg. David Andreasmito yang menemani perjalanan Umar Patek meluncurkan Ramu Kopi mengungkapkan bahwa ia percaya bahwa Umar akan menjadi orang yang sukses.

“Saya punya feel dia bisa jadi orang baik. Dia lebih dulu cinta saya, dia tau saya non muslim tapi ia mau dekat saya. Bukan karena uang, ia dekat sama saya karena ia bisa bercanda saat ia sama saya, itu membuat saya bahagia,” bebernya.

David pun berharap jika bisnis kopi Umar Patek berjalan sukses nantinya ia bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Termasuk membantu keluarga penyintas Bom Bali.

“Harapan saya kalau Umar sukses ia bisa jadi kepanjangan tangan saya untuk tolong orang lain,” ungkapnya.

Momen launching Ramu Kopi pun dihadiri oleh banyak orang yang jadi saksi kisah hidup Umar. Salah satunya adalah eks Pimpinan Kepala Densus 88 Antiteror Polri Komjen Pol Marthinus Hukom yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Umar Patek saya kenal saat namanya muncul di list pelaku Bom Bali 1 2002. Saya menemukan Amrozi dan ada nama besar Umar Patek,” katanya.

Ia mengingat bagaimana dulu dirinya dan Umar bermusuhan. Namun singkatnya, setelah Umar berhasil tertangkap dan menjalani hukuman penjara pada 2011-2022, tak ada lagi permusuhan antara mereka.

“Prinsipnya ksatria hebat bermusuhan ketika berperang. Kita selesai bermusuhan hanya setelah meletakkan senjata, hari ini kita sama-sama meletakkan senjata kita karena satu bangsa,” tuturnya.

Marthinus pun berharap kisah perjuangan Umar yang telah bertaubat dan memulai kehidupan bari bisa menginspirasi.

“Dari perakit bom jadi peramu kopi, maka kita berdoa pada saudara-saudara kita yang lain yang dulunya berkuang dengan senjata tapi hari ini berjuang menegakkan kemanusiaan, cinta kasih tanpa batas,” bebernya.

Dukungan untuk Umar Patek pun mengalir dari berbagai pihak. Termasuk dari Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) Ali Fauzi.

“Saya sudah coba kopinya. Memang enak, sebelumnya pernah mencoba saat berkunjung ke rumahnya. Saya termasuk salah satu yang mendukung agar bisa dikomersilkan,” katanya.

Ali percaya bahwa ada masa depan untuk Umar dan eks napiter lain yang telah berjanji mengabdi untuk bangsa.

“Tidak ada orang baik yang tidak punya masa lalu dan tidak ada orang jahat yang tak punya masa depan,” tukasnya.

Dalam launching Ramu Kopi turut hadir penyintas Bom Bali 1 Chusnul Chotimah yang telah memaafkan Umar dan mendukung bisnis kopinya agar bermanfaat. Selain itu juga ada para pejabat dan tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan langsung. (red/**)

 

Detik.com

Previous Post

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Farid Alfarelly Kunjungi Pasien yang Ditolak Rumah Sakit

Next Post

Wabup Muaro Jambi Junaidi H. Mahir Apresiasi Hadirnya Desa Cantik

Next Post
Wabup Muaro Jambi Junaidi H. Mahir Apresiasi Hadirnya Desa Cantik

Wabup Muaro Jambi Junaidi H. Mahir Apresiasi Hadirnya Desa Cantik

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Nasroel Yasier Sarankan Pemkot Jambi : Penerapan Program ataupun Kebijakan Apapun Harus Pro Rakyat

    Nasroel Yasier Sarankan Pemkot Jambi : Penerapan Program ataupun Kebijakan Apapun Harus Pro Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Keluhkan Selokan di Jalan H.A. Ronisani Kota Jambi Belum Diperbaiki, Mengakibatkan Genangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momentum Kebersamaan Dialog Publik Walikota Jambi Bersama LSM, Pers serta Akademisi Terkait Pengelolaan Sampah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh……Bintang Porno Terkenal di Amerika ini Ternyata Asli Tegal, Jawa Tengah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angga Aldilla Gussman SH MH: KUHP Baru Tegaskan Ultimum Remedium dan Tiga Pilar Keadilan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!