Nusa Tenggara Timur, Reportase8.com – Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 4 November 2024 sekitar pukul 01.00 WITA meluluhlantakan sejumlah pemukiman di lereng gunung tersebut.
Selain kerusakan hunian dan kendaraan, beberapa warga di Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, dikabarkan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Kepala Desa Klatanlo, Piet Muda, saat dikonfirmasi FloresTerkini.com pada Senin pagi ini, melukiskan kehancuran perkampungannya akibat terjangan bebatuan dan lahar panas yang dimuntahkan Gunung Lewotobi Laki-Laki tersebut.
“Saat ini kami sedang melakukan evakuasi korban yang tertindis material. Di rumah SL, semua anggota keluarga tertindis material. Jumlah mereka enam orang,” kata Piet Muda dengan suara melemah. Sedangkan dari rekapan data sementara oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, pukul 07.00 WITA, jumlah korban yang meninggal berjumlah 9 orang, terdiri dari 8 orang dewasa dan 1 anak-anak.(**)
Sumber: Floresterkini.com













Discussion about this post