Rabu, 11 Maret 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Informasi Diduga Dari Media Rusia Sebut Ada Lab Biologis AS di Indonesia

29 Mei 2022 | 12:54
Informasi Diduga Dari Media Rusia Sebut Ada Lab Biologis AS di Indonesia

Foto: Ilustrasi

12
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

Reportase8.com | JAMBI –  Pertikaian perang antara Rusia dan Ukraina sampai saat ini belum ada tanda-tanda berakhir. Antara kedua Negara masih saling mengklaim jumlah banyaknya tentara yang paling sedikit tewas ataupun yang paling banyak tewas.

Baca Juga:Berita Lainnya

Romo Hadrianus Wardjito Scj Tutup Usia Kenangannya Masih Membekas Kepada Banyak Orang

PAW Nasdem Jambi Tuai Polemik Diduga Langgar Aturan

Kondisi Jalan Lintas 2 Depan Perum Liverpool Hingga Simpang Ahok “PARAH”

Ukraina yang didukung oleh beberapa Negara termasuk Amerika dan sekutunya, Rusia sendiripun tidak kalah didukung oleh Negara lain termasuk Negara bagiannya sendiri.

Dalam suatu informasi, terdapat laporan yang mengejutkan disinyalir  Amerika Serikat (AS) memiliki lab biologis di Indonesia. Perihal tersebut berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh media milik Pemerintah Rusia, Sputnik.

Dalam operasinya, lab itu merupakan rumah bagi NAMRU-2, sebuah fasilitas bioresearch yang menyimpan patogen dan virus berbahaya. Lab yang dimaksud berada di Jakarta, tepatnya Jalan Percetakan Negara.

“Unit Penelitian Medis Angkatan Laut AS (NAMRU) berakar di Guam di bawah yayasan Rockefeller. Itu didirikan pada tahun 1955, sedangkan detasemen NAMRU-2 di Jakarta telah dibuka pada tahun 1970 untuk mempelajari penyakit menular yang berpotensi signifikansi militer di Asia,” tulis media resmi itu dikutip Jumat, (27/5/2022).

Hal ini sempat dikuatkan oleh keterangan Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari. Ia mengatakan lab itu sangat tertutup sehingga sulit menentukan kemajuan penelitian dalam lab itu.

“Saya hanya tahu lab mereka sangat tertutup. Dan para penelitinya adalah Marinir Amerika, yang semuanya memiliki kekebalan diplomatik”, kata Siti.

“Kami tidak pernah tahu apa yang mereka bawa dalam tas diplomatik mereka. Ada juga beberapa peneliti dari Indonesia yang membantu mereka”.

Laporan ini sendiri diungkapkan pada saat Moskow menemukan lab serupa milik Washington saat serangannya ke Ukraina. Rusia mengeklaim AS sedang menciptakan senjata biologis baru yang dapat mengancam dunia.

Menyikapi laporan ini, pemerintah AS melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta pun tak berkomentar lebih jauh. Namun dalam sebuah rilis lain, Negeri Paman Sam terus mewanti-wanti warga dunia bahwa Rusia seringkali memanipulasi informasi bahwa AS terlibat dalam pengembangan laboratorium virus.

“Penyebaran Kremlin atas tuduhan yang tidak berdasar dan dibantah bahwa Amerika Serikat dan Ukraina melakukan kegiatan senjata kimia dan biologi di Ukraina adalah bagian dari taktik disinformasi Rusia yang mapan,” ujar rilis Departemen Luar Negeri AS.

“Kremlin memiliki rekam jejak yang panjang dalam menuduh orang lain atas pelanggaran yang mereka lakukan.”

CNBC Indonesia mencoba menanyakan konfirmasi kepada pihak Kedutaan Besar Rusia di Jakarta. Tetapi sama halnya dengan AS, perwakilan Moskow itu tidak memberikan informasi lebih jauh terkait temuan ini. (red)

Sumber : CNBC Indonesia
Previous Post

Farti Suandri : Ada Yang Ditampilkan dan Ada Juga Yang Tidak Perlu Ditampilkan

Next Post

Buaya Berat 200 Kg Tinggal Se-Rumah Selama 25 tahun

Next Post
Buaya Berat 200 Kg Tinggal Se-Rumah Selama 25 tahun

Buaya Berat 200 Kg Tinggal Se-Rumah Selama 25 tahun

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Kunjungi Warung Mie Ayam dan Bakso JEJE Perumnas Kota Jambi Pilihan Tepat Pecinta Kuliner

    Kunjungi Warung Mie Ayam dan Bakso JEJE Perumnas Kota Jambi Pilihan Tepat Pecinta Kuliner

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolaborasi Terkait Lingkungan, Bank Sampah Sutera Jambi Kunjungi Pertamina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Kota Jambi Bahagia, BSSJ Lakukan Gerakan Bank Sampah Digital di Tiap Kelurahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angga Aldilla Gussman : Penetapan Tersangka Penting, Tapi Pengembalian Kerugian Negara Harus Jadi Fokus Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh……Bintang Porno Terkenal di Amerika ini Ternyata Asli Tegal, Jawa Tengah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!