JAMBI, Reportase8.com – Belum tuntas tahapan pemilu 2024, bangsa ini kembali akan dihadapkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Baik itu pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia, bahkan tahapan pilkada tersebut sudah dilaunching oleh KPU RI beberapa hari yang lalu. Artinya secara tahapan penyelenggaraan pilkada serentak 2024 sudah dimulai.
Tentu saja dengan waktu yang singkat dan beririsan tahapannya dengan pemilu 2024, dinamika dan dialektika pilkada di Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh indonesia sudah mulai menghangat, tak terkecuali di Kota Jambi yang mempunyai Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Provinsi Jambi.
Sosok yang selalu bersikap tenang dan hangat ini selalu bersama masyarakat. Kita ketahui bersama kekuatan politik terbesar adalah masyarakat. Bakal calon Wali Kota Jambi H Abdul Rahman (HAR) semakin dikenal masyarakat Kota Jambi, dikarenakan setiap harinya H. Abdul Rahman turun bertemu masyarakat kota Jambi, dari lorong ke lorong di setiap sudut Kota Jambi.
Diketuai bersama tanpa melewatkan satu haripun, sosok yang menjabat ketua RT ini selalu turun ke tengah masyarakat untuk silaturahmi sekaligus melakukan kegiatan sosial.
Intensitasnya yang tinggi karena rajin turun ke tengah masyarakat ini mempengaruhi tingkat elektabilitasnya.
Elektabilitas H Abdul Rahman sebagai calon Wali Kota Jambi mengalami peningkatan signifikan dalam survei terbaru yang dilakukan lembaga riset independen.
Menurut Pengamat Politik Jambi Dr Noviardi Ferzi, tingginya elektabilitas bakal calon Wali Kota Jambi H Abdul Rahman dibandingkan dengan kandidat lain dalam skema head to head karena karakternya yang dinilai baik dan diterima masyarakat selama perjalanan sosialisasi beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, sosok H Abdul Rahman yang dulu dikenal sebatas pengusaha kini lebih dikenal sebagai sosok dermawan dan cenderung dekat dengan warga Kota Jambi.
“Kalau saya lihat, ada diferensiasi antara perilaku atau personality para bacalon wali kota. H Abdul Rahman di dunia usaha dan berbeda dengan latar belakang bakal calon wali kota lainnya,” katanya, Kamis (20/6/2024).
Menurut Direktur Eksekutif LKPR Riset and Consulting tersebut, H Abdul Rahman lebih supel berbaur dengan masyarakat, dermawan dan responsif.
“Faktor ini yang membuat elektabilitas H Abdul Rahman tinggi. Sebab, karakternya beda, personality-nya beda. Terjadi diferensiasi dibanding calon lain, ” kata pengamat politik yang dikenal kritis ini.
Dr Noviardi Ferzi menambahkan, menjelang Pilkada November 2024 nanti, bakal calon tak hanya mengandalkan branding sebagai pribadi kalem, santun, dan sopan tapi perlu kekhususan secara persepsi di masyarakat, dan H Abdul Rahman mampu mendapat persepsi yang baik di masyarakat.
Bukan itu saja, Dr Noviardi menilai, safari politik yang intens dilakukan H Abdul Rahman keberbagai tempat di Kota Jambi, dan melibatkan massa yang banyak juga menjadi faktor lain yang dapat meningkatkan elektabilitasnya. (*)













Discussion about this post