JAMBI, Reportase8.com – Pemilu yang sejatinya merupakan pesta demokrasi, bebas, umum dan rahasia sudah mulai dicederai oleh yang diduga oknum Rukun Tetangga (RT). Dikarenakan dari pengakuan warga yang berdomisili di Perumahan Villa Ratumas Kelurahan Talangbakung, diketahui warga sangat kurang nyaman atas spanduk yang telah terpasang di Gapura pintu masuk Perumahan yang bertuliskan “Kampung Maulana Bahagia” sedangkan masyarakat yang berdomisili di Perumahan tersebut tidak mengerti dengan maksud tulisan tersebut.
“Saya tidak mengerti dengan spanduk yang dipasang di Gapura Perumahan Villa Ratu Mas ini yang bertulis “Kampung Maulana Bahagia” seolah olah masyarakat perumahan ini semuanya akan memilih Maulana yang notabene Bacalon Walikota Jambi 2024 pada Pilwako nanti, kami masyarakat pun dilindungi undang-undang dalam memilih, jadi jangan mengaku ngaku seolah ini “kampung Maulana Bahagia”, dan 100 % milih” ungkap Rahman pada awak media Minggu, (6/2/2024).
Rahman pun berharap pihak-pihak yang berkewajiban dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat lebih proaktif, jangan sampai ada yang mengaku ngaku atas nama warga atau masyarakat hanya untuk kepentingan pribadi atau perorangan, atau kelompok kelompok tertentu.
Perlu diketahui bersama secara umum, pengaturan tugas, fungsi, dan kewajiban RT dapat dilihat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa (“Permendagri 18/2018”) yakni RT mempunyai fungsi: Melakukan pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan lainnya; Menjembatani hubungan antar penduduk di wilayah kerja RT; Membantu penanganan masalah-masalah kependudukan, kemasyarakatan, dan pembangunan di wilayah kerja RT.
Selain itu juga RT memiliki tugas yang paling utama dan penting memelihara ketertiban dan keamanan dilingkungannya, bukan menciptakan keresahan di lingkungannya sendiri.
“Sayo dak ngerti, apo dio tu kampung Maulana Bahagia, sedangkan kami be disini masih banyak yang susah, kayak mano nak bahagia, kami nak milih siapo be, tu kan hak kami setiap warga, jadi jangan buat spanduk spanduk kayak gitula, seolah kampung ni dibuat oleh Pak Maulana be” ucap ibu-ibu warga Perumahan.
Warga Perumahan Villa Ratu Mas meminta kepada pihak yang berwenang menurunkan spanduk yang membuat masyarakat resah yang terpasang di Gapura Perumahan yang diduga dipasang oleh oknum RT.













Discussion about this post