JAMBI, Reportase8.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak seluruh Indonesia bakal digelar pada 27 November 2024. Tersisa waktu 8 bulan lebih bagi parpol peserta pemilu untuk mempersiapkan diri menghadapi Pilkada, tak terkecuali di Kota Jambi.
Dengan limit waktu yang terbilang mepet ini, tentunya perlu kerja ekstra keras bagi parpol peserta pemilu untuk kembali berlaga dalam Pilwako Jambi nanti. Sebab, segala sumberdaya, baik tenaga dan finansial sudah pasti terkuras pada pemilihan umum legislatif 14 Februari 2024.
Namun, berpartisipasi dalam kontestasi pemilu, baik pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah adalah pilihan wajib bagi parpol bila ingin mempertahankan eksistensinya dalam ruang demokrasi.
Lantas, bagaimana Pilwako Jambi 2024?. Bila merujuk pada Pilwako Jambi 2018 lalu, ada 2 pasangan calon Walikota dan wakil Walikota Jambi yang bertarung; H. Syarif Fasha, ME dan Maulana, MKM, H Abdullah Sani dan Kemas Alfarizi Arsyad.
Untuk Pilwako 2024 banyak munculnya beberapa nama calon Walikota Jambi yang menghiasi jalan di seputaran Kota Jambi, ada H. A Rahman, Mualana, Budi Setiawan, Roro Nully Kurniasih Kawuri, dan Eko Setiawan.
Dari beberapa nama tersebut, tersanter kabar telah menentukan wakilnya, salah satunya Maulana, yang digadang gadang berpasangan dengan salah satu Kader potensial Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H M Zayadi.
Dikutib dari TribunJambi.com DPD PKS Kota Jambi telah mengadakan survei kader internal untuk mendampingi dr. Maulana pada Pilwako 2024 mendatang.
Dari 5 nama yang diajukan, telah mengkerucut 2 nama potensial yang berpeluang mendampingi dr Maulana sebagai wakil walikota Jambi, yakni H Jasrul, dan H M Zayadi.
“Dari 5 nama yang di survei telah mengerucut menjadi dua nama, H Jasrul dan H M Zayadi,” kata Sekretaris DPD PKS Kota Jambi, Fahrul Ilmi.
H Jasrul adalah ketua fraksi PKS DPRD Kota Jambi yang juga dewan etik daerah PKS Kota Jambi, sementara H M Zayadi adalah anggota fraksi PKS DPRD Kota Jambi yang juga dewan syariah wilayah PKS Provinsi Jambi.
Meski sudah ada dua nama yang mengerucut, Fahrul Ilmi menjelaskan bahwa keputusan akhir tentang siapa yang akan mendampingi Maualana akan tetap melalui pembahasan dengan Maualan dan juga partai pengusung.
Sementara itu, H M Zayadi satu dari dua kandidat calon wakil Walikota yang diusulkan PKS telah melakukan sosialisasi dengan memasang baliho besar.
Baliho yang terpasang bertajuk semangat baru harapan baru tampak di berbagai penjuru kota. Aksi tersebut menunjukan keseriusannya bersosialisasi kepada masyarakat.
Zayadi mengungkapkan bahwa saat ini telah banyak berdatangan dukungan dari para tokoh masyarakat, ulama, pemuda dan relawan.













Discussion about this post