REPORTASE8.com, Jayapura – KST Papua masih menyandera pilot Susi Air yang bernama Capt. Phillips Marthens. Juru bicara KST Papua, Sebby Sambom mengatakan tidak akan melepaskan Phillip Marthens sampai Selandia Baru dan negara-negara lain bertanggung jawab karena telah mengirim senjata dan melatih TNI-Polri melawan warga Papua.
Dengan dasar itu, maka pilot akan menjadi jaminan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, Eropa, Amerika dan Australia untuk bicara karena mereka yang mengirim peralatan perang kepada Indonesia, melatih mereka untuk bunuh warga selama 60 tahun.
Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengungkap kondisi terkini Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB Papua.
Dia menuturkan bahwa kondisi Philip saat ini masih hidup dan dalam kondisi yang sehat.Sabtu,(30/9)
Menurutnya saat ini tim gabungan terus melakukan pendekatan dan negosiasi damai terhadap keluarga atau kerabat Egianus.
“Kita semua menyerahkan itu kepada bagaimana melakukan negosiasi damai menggunakan stakeholder, tokoh masyarakat, pemerintah, tokoh agama, dan keluarga dekat dari Egi,”
“Mudah-mudahan kita bisa mendapat pilot dari kelompok ini dengan baik, tanpa ada gangguan,” ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa penangkapan anggota KKB tidak akan menggangu pembebasan pilot susi air.
“Sementara tidak, kan itu yang domain yang melakukan negosiasi kan terus jalan,” kata Mathius.
Sekedar informasi, pilot Susi Air bernama Philip Mark Mahrtens berasal dari Selandia Baru.
Dia diculik sejak 7 Februari 2023 lalu usai pesawat yang digunakannya dibakar.(*)













Discussion about this post