REPORTASE8.com, JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Yahukimo mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan TNI Polri terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB). Daerah ini merupakan satu satu wilayah rawan KKB.
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengatakan, penangkapan terhadap 22 orang diduga terlibat kasus kekerasan di Distrik Dekai merupakan upaya untuk menegakkan hukum
“Hal ini sebagai implementasi sikap tegas polisi terkait kasus kekerasan yang terjadi di Dekai,” ujarnya, Rabu (17/5/2023). Menurutnya, tindakan tersebut bertujuan untuk menghentikan aksi-aksi kekerasan terhadap warga di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,
Bupati menjelaskan, penangkapan 22 orang yang diduga simpatisan KKB atas kasus penyerangan warga di Distrik Dekai ini dilakukan tim Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo. “Mereka ditangkap pada Selasa dini hari di Kompleks Oboi, Distrik Dekai,” ucapnya.
Dia menambahkam setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 22 orang yang ditangkap, jika tidak terbukti bersalah akan dipulangkan.
“Namun jika terbukti bersalah, akan mendapat hukuman karena pemerintah daerah setempat melindungi semua masyarakat tanpa membedakan dari mana asalnya,” ujar Bupati,
Dalam penegakan hukum yang dilakukan TNI Polri, tanpa membeda-bedakan sehingga pemda mengimbau agar ke depan seluruh masyarakat di daerah itu menjaga keamanan dan ketertiban.
Sebanyak 22 orang yang diamankan dalam penggerebekan rumah diduga markas persembunyian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan simpatisan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Petugas gabungan TNI Polri di lokasi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
Informasi diperoleh, di antara puluhan orang tersebut terdapat 4 pelajar, 2 mahasiswa dan 3 kepala kampung. Identitas mereka masing-masing berinisial PK (11), ES (17), MM (17) dan EG (19) yang berstatus pelajar.
Kemudian SP (21) dan SP (21) berstatus mahasiswa. Lalu NK (21) kepala Kampung Pugun, YM (43) kepala kampung Ngalik, YG (45) kepala kampung Yeriko Distrik Musaik. Sisanya yakni 13 orang lagi diduga simpatisan berinisal OB (23), PH (26) NS (25), ES (19), MS (35), NS (25), MS (17), SB (24), OH (23), EH (25), NP (28), HL dan DK (34). Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan, penggerebekan ini dilakukan rim gabungan TNI Polri dari Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo.
Operasi ini dipimpin Kabag Ops Polres Yahukimo AKP Alwi Wairooy di Kompleks Obio, Jalan Pertanian, Distrik Dekai pukul 02.54 WIT.
“Dari penggeberekan ini, 22 orang diamankan beserta barang bukti berupa senjata tajam dan senjata tradisional serta senapan angin. Saat ini mereka masih dimintai keterangan penyidik,” ujarnya, Selasa (16/5/2023).
Sebelumnya, tim gabungan dari Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz 2023 juga menggerebek rumah yang diduga tempat persembunyian KKB di Jalan Paradiso, belakang Kompleks Anggruk, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (4/5/2023). Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo mengatakan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIT dan mengamankan sembilan orang yang berada di rumah tersebut.













Discussion about this post