JAMBI, Reportase8.com – Kamis (18/01), H. A Rahman (HAR) Bacalon Walikota Jambi 2024 mengunjungi UMKM untuk mengetahui secara langsung perkembangan produk, khususnya mulai dari pembuatan hingga pemasaran yang tergabung dalam Asosiasi Makan Minum (Asmami) Kota Jambi, yang bertempat di rumah produksi Ilham RT 31 Kelurahan Payo lebar, Kecamatan Jelutung.
Setibanya di tempat usaha UMKM, HAR melihat berbagai produk UMKM yang dipasarkan, yakni produk peyek kacang-kacangan hingga produk berbahan baku tempe dan berbagai makanan ringan.
HAR juga berbincang-bincang dengan Zaitun, Ketua Asmami terkait produk UMKM apa saja yang paling banyak dibeli oleh masyarakat atau pengunjung.
“Produk UMKM yang paling diminati oleh masyarakat, adalah makanan ringan atau camilan renyah seperti keripik dan lainnya,” kata Zaitun di sela-sela kegiatannya.
Zaitun mengungkapkan dukungannya kepada H. A Rahman (HAR) untuk menjadi Walikota Jambi 2024.
“Kami Asosiasi Makan Minum (Asmami) Kota Jambi siap mendukung H. A Rahman menjadi Walikota Jambi 2024, dan berharap kedepannya Pak HAR menjadi Walikota Jambi senantiasa selalu memperhatikan dan mendukung produk UMKM” ungkapnya.
UMKM yang ada di Indonesia, sebagian besar merupakan kegiatan usaha rumah tangga yang dapat menyerap banyak tenaga kerja. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, di Indonesia pada tahun 2019, terdapat 65,4 juta UMKM. Dengan jumlah unit usaha yang sampai 65,4 juta dapat menyerap tenaga kerja 123,3 ribu tenaga kerja. Ini membuktikan bahwa dampak dan kontribusi dari UMKM yang sangat besar terhadap pengurangan tingkat pengangguran di Indonesia. Dengan semakin banyaknya keterlibatan tenaga kerja pada UMKM itu akan membantu mengurangi jumlah pengangguran di negara ini.
Saat ini, UMKM sedang dalam tren yang positif dengan jumlahnya yang terus bertambah setiap tahunnya. Tren positif ini akan berdampak baik bagi perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, kontribusi UMKM terhadap PDB Nasional sebesar 60,5%. Ini menunjukkan bahwa UMKM yang ada di Indonesia sangat potensial untuk dikembangkan hingga dapat berkontribusi lebih besar lagi bagi perekonomian.













Discussion about this post