JAMBI, Reportase8.com – Nasroel Yasier ditunjuk kembali menjadi Ketua Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi Jambi. Penunjukan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Jambi Nomor : 1176/KEP.GUB/ITPROV-6/2023 Tentang Pembentukan Komite Advokasi Daerah Antikorupsi Provinsi Jambi.

Ketua Komite Advokasi Daerah (KAD) merupakan mitra dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Komite Advokasi Daerah Anti Korupsi melibatkan unsur pemerintah dan sektor swasta di dalam kepengurusannya, oleh karena itu harus tercipta kemitraan yang harmonis di antara keduanya untuk melakukan upaya pencegahan korupsi secara bersama-sama serta melaksanakan inisiatif sesuai dengan ranahnya masing-masing. Dengan demikian, pencegahan korupsi dapat dilakukan secara simultan dan komprehensif melalui pendekatan kolaboratif partisipatif.
Komite Advokasi Daerah merupakan salah satu antisipasi untuk menyelesaikan masalah sekaligus mewujudkan iklim bisnis berintegritasi yang anti SUAP, artinya, dengan telah terbentuknya Komite Advokasi Daerah Anti Korupsi Provinsi Jambi, baik pemerintah maupun swasta harus semakin mampu mencegah terjadinya korupsi di Provinsi Jambi. Untuk itu keduanya harus saling bersinergi dan memiliki persepsi serta komitmen yang sama dalam memberantas korupsi. Apalagi sesungguhnya tindak pidana korupsi paling besar terjadi di lingkup swasta dengan modus “SPG” yaitu Suap, Pungli, dan Gratifikasi yang mempengaruhi kebijakan regulator. Oleh karena itu Komite Advokasi Daerah Anti korupsi benar-benar sangat diharapkan menjadi upaya pembinaan terhadap tindak pidana korupsi kepada kalangan dunia usaha di Jambi.
Pada prinsipnya Komite Advokasi Daerah ini harus mampu menjadi mediator antara pemerintah dan pelaku usaha (bisnis) dalam mendiskusikan berbagai hal mengenai kendala proses bisnis yang terjadi di daerah dalam rangka pembangunan bisnis berintegritas. Sesuai dengan tema yang diangkat, Komite Advokasi Daerah hendaknya dapat berperan aktif dalam rangka pengawalan percepatan perizinan berusaha. Pemerintah memberikan kemudahan, namun pengawasan tetap harus ditegakkan. Kepada pelaku usaha juga jangan merasa sudah diberikan kemudahan kemudian semaunya minta percepatan tanpa memperhatikan aturan yang harus diikuti.
Sosok Nasroel Yasier cukup sangat dikenal oleh masyarakat Jambi. Nasroel Yasier selain Tokoh Muhammadiyah, Nasroel Yasier juga aktif di beberapa organisasi Kemasyarakatan dan Sosial salah satunya Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jambi dan Pramuka.
Selain giat di Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan Keagamaan, Nasroel Yasier juga sering memberikan pandangan-pandangan agar Provinsi Jambi menjadi lebih baik kedepannya.













Discussion about this post