JAMBI, Reportase8.com – Warga Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi menolak pembangunan stockpile Batu bara di wilayahnya. Kedatangan perwakilan dari PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) yang akan melakukan sosialisasi dalam perencanaan pembangunan stockpile batu bara langsung ditolak warga pada Sabtu (4/11/2023).
PT SAS mengutus dua orang perwakilannya guna mensosialisasikan pembangunan stockpile namun keduanya ternyata langsung diusir warga.
Puluhan warga yang mengetahui rencana sosialisasi itu mendatangi rumah Ketua RT 04 Aurkenali, Nana Suryana, tempat sosialisasi diadakan. Warga menghentikan kegiatan sosialisasi yang dihadiri beberapa warga tersebut.
Tampak warga membawa atribut berupa kertas karton berisi pesan penolakan tersebut. Lokasi aksi berada di RT 04, Blok B, Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, di rumah Ketua RT.
Dua perwakilan PT SAS diminta warga keluar dari rumah Nana. Tanpa memberi kesempatan lagi untuk bicara, kedua orang itu langsung diusir segera pergi dari lingkungan Perumahan Aurduri.
“Sudah… tidak usah banyak omong lagi. Cepat tinggalkan tempat ini. Kami tidak butuh sosialisasi kalian. Kami tidak butuh stockpile. Apapun alasannya,” teriak sejumlah warga.
“Warga kami sudah tentram dan nyaman, jangan bunuh kami dengan debu batu bara,” tulis warga.
Aksi pengusiran perwakilan PT SAS ini sudah tercium warga sejak kemarin. Tanpa sepengetahuan warga RT 04, termasuk ketua RT-nya, warga sudah siap bergerak jika orang suruhan PT SAS memang jadi datang.
Sebab rencana itu diyakini tanpa mempertimbangkan aspek kesehatan, sosial, dan dampak lainnya yang mungkin akan terjadi jika terus dilanjutkan.













Discussion about this post