REPORTASE8.com, TANJABTIM – Kondisi jalan provinsi Jambi yang berada di Desa Siau Dalam, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi saat ini kembali mengalami kerusakan parah.
Turunnya hujan membuat kondisi jalan menjadi licin, bertambah hancur dan sulit untuk dilintasi.
Selain membahayakan pengguna jalan, kerusakan jalan yang merupakan akses utama penghubung antar sejumlah Kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur itu juga mengakibatkan kemacetan.
Diketahui, kemacetan parah terjadi di ruas jalan antara Muara Sabak dan Rantau Rasau sejak beberapa hari terakhir ini.
Hal inipun mendapat perhatian Bupati Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto.
Romi mengaku sudah berusaha maksimal membantu mengatasi kemacetan itu. Namun upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sangatlah terbatas, karena terbatasnya kewenangan terhadap ruas jalan yang merupakan aset Pemerintah Provinsi.
Romi mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas jalan Provinsi tersebut.
Dari nada bicaranya saat diwawancara, Romi kemudian terlihat seperti menyindir dengan satire.
Awalnya salah seorang wartawan bertanya soal tanggapan Romi tentang kemacetan di Siau, Muara Sabak Timur akibat rusaknya jalan.
Menjawab itu, Romi bicara dengan nada datar bahwa pihaknya sudah berusaha membantu sesuai kewenangan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Romi berterima kasih bahwa tahun ini Gubernur Jambi, Al Haris mengalokasikan perbaikan jalan sepanjang dua kilometer.
“Kami tetap berterima kasih dengan pak Gubernur yang sudah mengalokasikan dua kilo mater tahun ini, kalo ditanya apakah cukup tentu sangat kurang. Tapi kami coba memakluminya, mungkin karena keuangan Pemprov terbatas,”kata Romi.
Saat sedang menjawab itu, tiba-tiba salah seorang wartawan lainnya nyeletuk bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jambi sedang berencana membangun stadion besar di Muaro Jambi.
Saat itu juga seketika wajah Romi berubah dan muncullah statement satire itu.
“Kami tau juga, ya menurut kami pak Gubernur itu seorang yang visioner berpandangan jauh kedepan, pak Gubernur mungkin merasa stadion itu jauh lebih dibutuhkan masyarakat daripada jalan provinsi yang ada di Tanjabtim ini,”tutur Romi dengan senyum yang terlihat dipaksakan.
Sebagaimana diketahui, sejumlah mobil truk bermuatan over tonase kerap terpuruk di sejumlah titik, khususnya di wilayah Desa Siau, Kecamatan Muara Sabak Timur.
Dalijo, salah seorang pengusaha angkutan sawit di Rantau Rasau mengaku sudah sejak dua tahun lalu sering berjibaku mengatasi kemacetan tersebut.
Dalijo dan sejumlah rekannya sesama pengusaha angkutan sawit urunan untuk membeli material dan sewa peralatan memperbaiki titik kerusakan yang parah.
Menurut Dalijo, dia dan rekannya pernah dua kali dikumpulkan Bupati Romi untuk mengatasi masalah itu.
Bahkan pernah disepakati untuk mengurangi tonase muatan masing- masing truk angkutan. Pertemuan itu juga dihadiri para sopir.
Namun ternyata kemacetan tetap saja terjadi. Dalijo juga mengaku selalu meminta sumbangan Bupati Romi ketika urunan memperbaiki jalan yang rusak.
“Setiap kali kita menghadap Pak Romi selalu bantu, kalo jumlahnya ya sudah puluhan juta lah, kata beliau Pemda gak bisa bantu karena itu wewenangnya provinsi, makanya beliau bantu pribadi,”ungkap Dalijo, Jumat (08/04/22) sore.
Kerusakan jalan Provinsi yang menyebabkan kemacetan ini juga dikeluhkan sejumlah pengguna jalan. Mereka berharap agar jalan yang mengalami kerusakan segera dilakukan perbaikan, mengingat tidak lama lagi lebaran.
“Harapannya segera diperbaiki, apalagi mau lebaran kan,”tutur Andi, pengguna jalan.
Sumber : Seloko













Discussion about this post