REPORTASE8.COM | JAMBI – Pendistribusi LPG 3 kilogram di Kota Jambi kembali mendapat keluhan dari masyarakat. Kali ini keluhan datang dari warga Beringin Kota Jambi. Bahkan keluhan warga itu viral di media sosial.
Warga Kota Jambi ini mengeluhkan gas elpiji 3 kg yang didapati warga harganya dijual sampai 35 ribu sampai Rp 50 ribu per tabung, sedangkan gas elpiji diketahui merupakan harga subsidi dari pemerintah.
Warga yang memiliki kartu pelanggan justru tak mendapat gas LPG 3 Kg. “Justru yang baru datang dikasih, ada yang 1 orang bawa 4 sampai lima tabung,” kata sumber.dikutip dari Jambi One.
Selain itu, distribusi pasokan gas dari agen ke pengkalan sering dilakukan pada malam hari. “Malam datang, tak ada pemberitahuan, pagi mau ambil katanya sudah habis,” katanya.
Terkait pemberlakuan regulasi Kartu Pelanggan, mengacu kepada Peraturan Walikota Jambi Nomor 19 Tahun 2019 tentang Juknis Penggunaan Kartu Pelanggan sehingga dalam Pendistribusian Gas LPG 3 Kg di Kota Jambi dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.
Menanggapi keluhan warga Wali Kota Jambi Syarif Fasha, ME minta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi untuk kumpulkan pemilik pangkalan LPG 3 kilogram.
“Akan kita minta Disperindag kumpulkan pangkalan, jangan ada yang jual eceran,” kata Fasha, Senin, (24/10/2022).
Saat ini harga gas LPG 3 kilogram di toko sudah mencapai angka Rp. 30 ribu sampai dengan Rp. 40 ribu per tabungnya. Harga tersebut jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah Kota Jambi, yakni Rp. 17 ribu.
Untuk diketahui, harga Rp. 17 ribu tersebut merupakan harga di Pangkalan yang diberikan kepada masyarakat yang telah memiliki kartu kendali.
Tabung gas LPG 3 kilogram sendiri merupakan tabung gas subsidi yang diberikan kepada masyarakat membutuhkan dan harus memiliki kartu kendali.
Sehingga Fasha mengatakan penyaluran gas LPG 3 kilogram ini harus diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan.
“Harus dijual pada masyarakat yang memiliki kartu pelanggan,apabila ada kedapatan yang bermain-main dengan harga, akan diberikan sanksi tegas” tegasnya.(red/*)













Discussion about this post