Reportase8.com | Jambi – Ayah kandung Brigadir J, Samuel Hutabarat warga desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi ingin anaknya divisum ulang karena banyak bekas luka disekujur tubuh korban.
“Keluarga ingin agar divisum ulang namun pembiayaan susah karena kami orang susah,” ujarnya.
Samuel menyebutkan, jika anaknya diotopsi ulang, kami harus berunding lebih dahulu bersama istri atau ibu kandung Brigadir J serta saudara kandung almarhum, Samuel pun berharap agar handphone almarhum berserta barang milik almarhum dapat dikembalikan kepada pihak keluarga.
“Sebenarnya ada keinginan tidak bisa diungkapkan dan yang paling terpenting, kami pihak keluarga mohon agar barang korban dikembalikan ,” jelasnya Samuel , Rabu, 13 juli 2022.
Samuel mengatakan, semenjak saling tembak anaknya dengan bharada E di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang beberlokasi daerah Duren Tiga, Jakarta Selatan, pihaknya merasa banyak kejanggalan.
“Yang sebelumnya pihak kepolisian menerangkan dirumah saya saat mengantar jenazah saling tembak antara Brigadir J dan Bharada E jaraknya 5-7 meter namun berubah lagi jadi 10 meter serta banyaknya luka disekujur tubuh anaknya,”tegasnya.
Tidak sampai disitu, dalam keterangan polisi, hasil olah tempat kejadian perkara dibilang tidak ada CCTV namun saat keterangan dari Polisi lainnya dibilang CCTV rusak karena disambar petir dua minggu lalu.
“Keterangan resmi pihak kepolisian sangat banyak yang janggal karena setiap memberikan keterangan selalu berubah-ubah, saat dirumah hasilnya dijelaskan namun ada keterangan lagi malah beda lagi,” katanya. (red/*)













Discussion about this post