Jumat, 17 April 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Bulan Depan Diprediksi Tidak Bisa Produksi Pengusaha Diharapkan Waswas

15 Apr 2026 | 10:34
Bulan Depan Diprediksi Tidak Bisa Produksi Pengusaha Diharapkan Waswas
213
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengungkapkan dunia usaha saat ini menghadapi tantangan yang berat imbas adanya perang di Timur Tengah. Kondisi ini membuat bahan baku yang mengandalkan impor terganggu.

Baca Juga:Berita Lainnya

Dongkrak Penerimaan Daerah, Jambi Raup Ratusan Miliar dari PetroChina

Harga BBM Resmi Berlaku 16 April 2026 di Seluruh SPBU RI

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto

Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO Bob Azam mengatakan terbatasnya bahan baku produksi yang tersebut bisa menyebabkan produksi terhenti.

Untuk bulan ini dan bulan depan, pengusaha masih belum mengetahui apakah bisa tetap produksi atau tidak.

“Di tengah pelemahan ekonomi, kemudian juga zaman perang Iran, supply chain juga mulai terbatas, ya. Kita enggak tahu nih, April atau Mei kita masih bisa produksi atau enggak. Ini situasi yang kita hadapi saat ini,” ujar Bob dalam Rapat Panja RUU Ketenagakerjaan dengan Komisi IX DPR, Selasa (14/6/2026).

Bob mengungkapkan contoh nyata yang terjadi di lapangan adalah kelangkaan bahan baku plastik. Hal ini mengakibatkan harga tinggi dan bisa tidak produksi.

Padahal kata Bob, plastik menjadi komponen penting dalam industri makanan dan minuman, terutama untuk kemasan. Ia mengaku sudah banyak pengusaha terkait hal ini.

“Sebagai contoh, bahan baku plastik sudah enggak ada, sudah langka. Padahal yang namanya makanan, minuman itu pakai plastik,” katanya.

Dengan kondisi ini, ia berharap tidak berdampak terhadap tenaga kerja yang bekerja di sektor tersebut. Pengusaha pun meminta pemerintah untuk lebih fleksibel dalam mengatur birokrasi, khususnya terkait kebijakan impor. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga di tengah tekanan ekonomi dan pelemahan daya beli masyarakat.

“Role-nya pengusaha itu harus bisa mengabsorb kenaikan dengan meningkatkan produktivitas. Role-nya pemerintah melakukan debirokratisasi, ya izin-izin dipermudah. Role-nya pekerja, pekerja sama dengan pengusaha untuk mengantisipasi hal seperti ini,” terang Bob.

 

Sumber : detikfinance

Previous Post

Publik Desak Kepolisian Usut Tuntas Peristiwa Bentrok Warga dengan Keamanan PT SAL

Next Post

Pengusaha : Harga Kebutuhan Masyarakat Berbahan Plastik Naik

Next Post
Pengusaha : Harga Kebutuhan Masyarakat Berbahan Plastik Naik

Pengusaha : Harga Kebutuhan Masyarakat Berbahan Plastik Naik

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Dampak Penutupan Selat Hormuz Biji Plastik Mahal, Harga Air Minum Dalam Kemasan Naik

    Dampak Penutupan Selat Hormuz Biji Plastik Mahal, Harga Air Minum Dalam Kemasan Naik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keheningan dan Khidmat Warnai Perayaan Jumat Agung Gereja Santa Teresia Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Desak Walikota Jambi Maulana Serius Dalam Menanggapi Isu Pembelian CCTV Kampung Bahagia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW Nasdem Jambi Turunkan Ratusan Anggota Gelar Aksi Damai Bentuk Protes Cover Majalah Tempo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Umat Katolik Gereja Santa Teresia Jambi Hadiri Kamis Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!