Senin, 11 Mei 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Usai Serang Klenteng: Maulana Diduga Juga Tebar Hoax, Ini Tanggapan Warga Kota Jambi

19 Nov 2024 | 15:39
Usai Serang Klenteng: Maulana Diduga Juga Tebar Hoax, Ini Tanggapan Warga Kota Jambi
3.9k
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

JAMBI, Reportase8.com – Penyebaran informasi bohong atau hoax yang menyebut Warga Konghucu Kota Jambi meminta maaf kepada Cawako Maulana, mendapatkan sindiran pedas dari masyarakat.

Baca Juga:Berita Lainnya

Pemuda Kritisi Kondisi Bahu Jalan Penuh Tambal Sulam di depan Kantor Gubernur

Belasan Ribu Pelajar Jambi Deklarasi Tolak IRET, TCC dan Bullying

Sambut Bulan Maria Ratusan Umat Katolik Gereja Santa Teresia Jambi Ikuti Arakan Disertai Nyala Lilin

Betapa tidak, penyebaran Hoax pada proses pilkada 2024 bisa menimbulkan polemik ditengah masyarakat Kota Jambi khususnya warga keturunan Tionghoa.

“Harusnya sebagai calon pemimpin, Maulana tegas menegur tim suksesnya untuk menyebarkan hoax di tengah masyarakat, karena ini sama saja menjadikan suasana politik di Pilwako Jambi menjadi memanas. Nah takutnya akan ada juga kericuhan,” ungkap Shelin, warga keturunan Tionghoa Kota Jambi.

Shelin mengatakan, dengan apa yang dilakukan Maulana tersebut (menyebarkan informasi bohong) berdampak pada kurangnya simpati masyarakat Kota Jambi.

“Otomatis kami warga kota Jambi makin ilfil melihat calon pemimpin yang tak mau mengakui kesalahannya dengan menebarkan kebohongan publik atau berita hoax,” ucapnya.

Senada juga disampaikan Atok, warga Konghucu Kota Jambi. Ia menyebut penyerangan Klenteng Sua Ong Bio oleh oknum Timses Maulana beberapa waktu lalu, adalah perbuatan yang melanggar hukum.

“Ini harus ditindak tegas, kami warga Konghucu meminta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut, jika ada unsur pidananya ya lanjutkan. Karena hal itu telah mengganggu kenyamanan beribadah umat beragama,” tegasnya.

Untuk diketahui, pemberitaan terkait permohonan maaf Warga Konghucu Kota Jambi kepada Cawako Maulana yang menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat, langsung dibantah keras oleh pemilik Klenteng Koni, Rito Halim.

Rito mengatakan, apa yang disampaikan dalam media massa yang menyebut Konghucu minta maaf kepada Maulana terkait perkara penyerangan Klenteng Sua Ong Bio, itu benar adanya.

“Saya bantah keras itu, kedatangan saya kekediaman pak Maulana untuk silaturahmi bukan khusus meminta maaf kepada beliau terkait adanya timses Maulana yang menyerang klenteng beberapa waktu lalu,” kata Rito dengan nada tegas, Senin (18/11/2024).

Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Kota Jambi itu juga membeberkan bahwa saat pertemuan dirumah Maulana, ia bersama tokoh agama lainnya hanya membahas permasalahan perihal agama.

“Jadi kami tidak ada membahas lainnya, ini saya tegaskan ya, apa lagi umat Konghucu minta maaf kepada Maulana, ini tidak benar. Saya sayangkan mengapa kok ini bisa terjadi, membuat salah persepsi ditengah masyarakat,” ucapnya.

Sumber : sumateradaily.com

Previous Post

Ketua DPRD Jambi Akan Tindaklanjuti Kebijakan Perlindungan Anak

Next Post

Bawaslu Kota Jambi Putuskan Dugaan Pelanggaran Calon Walikota Abdul Rahman Tidak Terbukti

Next Post
Bawaslu Kota Jambi Putuskan Dugaan Pelanggaran Calon Walikota Abdul Rahman Tidak Terbukti

Bawaslu Kota Jambi Putuskan Dugaan Pelanggaran Calon Walikota Abdul Rahman Tidak Terbukti

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Publik Desak Walikota Jambi Maulana Serius Dalam Menanggapi Isu Pembelian CCTV Kampung Bahagia

    Publik Desak Walikota Jambi Maulana Serius Dalam Menanggapi Isu Pembelian CCTV Kampung Bahagia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemuda Kritisi Kondisi Bahu Jalan Penuh Tambal Sulam di depan Kantor Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW Nasdem Jambi Turunkan Ratusan Anggota Gelar Aksi Damai Bentuk Protes Cover Majalah Tempo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik Pengurus DPW Jambi Raja Juli Antoni: PSI Bakal Jadi Perahu Tokoh Muda Potensial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen UIN STS Jambi Dr. Dedek Kusnadi : Masyarakat Sudah Cerdas Tidak Butuh Janji Manis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!