REPORTASE8.COM | JAMBI – Komite Advokasi Daerah turut menyorot permasalahan yang saat ini menimpa masyarakat Jambi dalam hal kemacetan yang terjadi diakibatkan truk Batu Bara, Nasroel Yasier selaku Ketua KAD menyampaikan pendapatnya perihal terganggunya Hak kenyamanan yang dimiliki masyarakat Jambi.
“Gubernur Jambi Al Haris diharapkan agar tidak terpengaruh bujuk rayu para pengusaha batubara yang beroperasi di Provinsi Jambi, Saat ini masyarakat Jambi sudah mulai gerah dengan banyaknya publik mempersoalkan resiko akibat tumpukan truk batubara yang sudah mengancam keselamatan khususnya pengguna lalulintas jalan raya, serta kenyamanan pengguna jalan”kata Nasroel Yasier. Kamis, (17/10/22)
Nasroel Yasier juga menambahkan agar Gubernur Jambi Al Haris harus berani segera menyelesaikan permasalahan perihal angkutan batubara ini, apabila ada perusahaan yang masih melanggar Surat Edaran Gubernur, maka segera mengambil tindakkan tegas dengan memberikan sanksi berbentuk teguran tertulis, penghentian operasional sementara hingga pencabutan izin.
“Berani untuk berpihak pada kepentingan mayoritas masyarakat,mengapa demikian? Masyarakat Jambi sudah merasa kurang nyaman dikarenakan mempengaruhi lamanya perjalanan(waktu tempuh), penggunaan BBM, kemacetan, penyakit dan kecelakaan hingga kehilangan nyawa adalah fakta yang tak terbantahkan. Fakta yang tak bisa ditutupi “ungkap Nasroel Yasier.
Ada kepentingan 1,2 juta masyarakat Jambi yang berinteraksi di sepanjang jalan yang dilalui angkutan Batubara dan 6 juta pengguna jalan setiap tahun di jalan yang terganggu akibat batubara. Kepentingan mayoritas masyarakat Jambi ini harus dilindungi oleh Gubernur. (red/*)













Discussion about this post