Reportase8.com | BATANGHARI – Pemerintah Kabupaten Batanghari sepakat menandatangani Kesepakatan Bersama, Kesepakatan dilakukan oleh Rektor, Prof. Yuliandri, SH, MH dari Universitas Andalas (Unand) dengan Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief pada Jumat (15/7/2022).
Kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Batanghari dan peningkatan pelayanan ke masyarakat khususnya bidang kesehatan dan bidang pendidikan.
Dalam penandatanganan ini turut dihadiri Wakil Rektor, Sekretaris Rektor dan Dekan Fakultas serta jajaran pimpinan yang ada di Unand.
Sedangkan, Bupati turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kadis Kominfo, Kabag Kerja Sama dan Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup di Gedung Auditorium Unand.
Kehadiran orang nomor satu di Batanghari di universitas tertua di Pulau Sumatra disambut baik Rektor beserta jajarannya.
Rektor Unand dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unand siap berkontribusi untuk peningkatan kualitas SDM dan pelayanan kepada masyarakat khususnya bidang kesehatan dan pendidikan.
Bukan tanpa sebab universitas yang diresmikan oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta pada 23 Desember 1955 itu makin menunjukan perkembangan yang sangat luar biasa.
“SDM yang ada pada kami saat ini sudah 30.000 lebih mahasiwa dengan puluhan fakultas dengan berbagai bidang studi dan keilmuan. Potensi yang ada ini diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada Kabupaten Batanghari,” kata Rektor.
Dari kerja sama ini juga mampu membuka peluang untuk generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan di Unand. Sebab ada program tes mandiri jalur khusus kerjasama daerah, dengan ketentuan tetap harus memenuhi standar tes akademis yang ditetapkan pihak Unand.
“Unand sejak jaman dulu sudah dikenal sebagai universitas yang berintegritas tinggi, dan menjadi pilihan favorit seluruh anak muda bahkan seluruh Indonesia. Melihat hal ini kita ingin generasi muda Batanghari berkesempatan menimba ilmu di sini melalui program kerjasama daerah yang nantinya akan kita support melalui program beasiswa untuk anak kurang mampu dan beasiswa berprestasi,” katanya.
Menurut Ketua DPW PPP Jambi ini di Batanghari ada anak-anak yang punya minat belajar tinggi tapi kurang mendukung secara ekonomi dan ada anak yang memiliki prestasi, itu yang harus didukung Pemerintah Daerah.
“Sesuai kata Rektor, tapi harus mengikuti ketentuan yang ada, tetap melalui jalur tes akademik dan demi kualitas terbaik wajib kita memenuhi standar tes yang telah ditetapkan pihak Unand,” ujar Fadhil.
Ayah empat anak ini mengatakan di Unand banyak para dokter yang saat ini sedang menjalankan keilmuan spesialis. Apabila tidak terikat dengan beasiswa kedinasan daerah lain, akan menjadi target Pemda untuk ditawarkan berdinas di RSUD Hamba Muara Bulian. Tentang salary yang akan diterima akan dikomunikasikan.
”Kita juga melihat potensi lainnya di Unand, terutama untuk calon dokter spesialis yang sekarang lagi mengambil keilmuan spesialis. Kita harapkan ke depan RSUD Hamba Muara Bulian lebih kuat dengan memiliki semua dokter spesialis untuk semua penyakit, hingga masyarakat kita tidak perlu lagi berobat ke daerah lain,” jelas suami Zulva Fadhil ini.
Selain pelayanan kesehatan, terhadap bidang pendidikan, dilakukan kerja sama peningkatan kompetensi guru, terutama guru bersertifikasi, sehingga ke depan bisa melihat perbedaan antara guru sertifikasi dan non bersertifikasi.
Kerja sama yang dilakukan Pemda Batanghari tak henti sampai di sini, sebelumnya, awal Juni lalu Pemda Batanghari telah melaksanakan kerjasama dengan Universitas Terbuka. Dan ke depan direncanakan dengan beberapa universitas lainnya.
Kerja sama dengan lembaga pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk peningkatan kompetensi SDM dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat untuk mewujudkan Batanghari Tangguh di masa depan. (red/**)














Discussion about this post