Rabu, 11 Maret 2026
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Reportase8
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Reportase8
Dapatkan update berita terbaru dari seluruh pelosok Indonesia hanya di Reportase8.com Wartawan Reportase8.com dibekali dengan tanda pengenal/ID Card dalam setiap menjalankan tugas peliputan Hubungi kontak redaksi apabila Anda menemukan oknum yang mengatasnamakan wartawan Reportase8.com dan melakukan tindakan yang merugikan Kirimkan tulisan terbaik Anda berupa opini, cerpen, dan kejadian sekitar melalui kontak redaksi Reportase8.com
HOME DAERAH NASIONAL POLITIK PEMERINTAHAN PERISTIWA HUKRIM DIKSOSBUD EKBIS LIFESTYLE OPINI ADVERTORIAL

Kades Kohod Disebut Warga Sebagai Kades Istimewa

30 Jan 2025 | 23:52
Kades Kohod Disebut Warga Sebagai Kades Istimewa
3.3k
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke Whatsapp

Jakarta – Nama Arsin bin Asip Kepala Desa Kohod Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang menjadi sorotan masyarakat setelah terbongkarnya kasus pagar laut di perairan Tangerang.

Baca Juga:Berita Lainnya

Romo Hadrianus Wardjito Scj Tutup Usia Kenangannya Masih Membekas Kepada Banyak Orang

PAW Nasdem Jambi Tuai Polemik Diduga Langgar Aturan

Kondisi Jalan Lintas 2 Depan Perum Liverpool Hingga Simpang Ahok “PARAH”

Kades Kohod kian menjadi sorotan setelah ia tampil membela keberadaan pagar-pagar bambu yang kontroversial itu. Sosok Arsin pun dicari-cari publik, siapa sebenarnya dia, mengapa dia bisa ngotot membela pembangunan pagar bambu. Video Arsin yang seolah-olah jadi mandor pagar laut pun viral.

Bang Arsin, begitu ia biasa disapa, itu membuat pernyataan kontroversial di depan Menteri Agraria Tata Ruang /Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN) Nusron Wahid pada Jumat 24 Januari 2025.

Menurutnya, area pagar laut dulunya adalah empang karena itu dipagari bambu. Nusron lantas membantah, bahwa area itu masuk kategori tanah musnah karena tidak terlihat fisiknya. Kala itu, Nusron berseloroh tak mau debat dengan Arsin, ‘nggak mau debat, nanti gak bisa pulang’.

Pada saat kunjungan Menteri Nusron, Arsin yang mengenakan batik corak ungu bak pesohor dikawal ketat sejumlah pria, sampai-sampai media menjuluki pengawal Arsin pasukan pengawal kades (Paspamdes).

Sosok Arsin yang disebut-sebut sebagai bang kaya baru atau orang kaya baru alias OKB di mata warganya dan sepak terjang sebagai kepala desa.

Menurut warga sekitar, Arsin jarang pergi ke kantor desa. Terutama sejak pagar laut viral. Sebelumnya jika ngantor dia mengendarai mobil mewah, “suka gonti-ganti, ada sopirnya, ” kata warga yang rumahnya tak jauh dari kantor desa di jalan Kalibaru, Kohod.

Rumah Arsin pun terhitung dekat dengan kantor desa. Jarak keduanya sekitar 500 meter, masih di jalan yang sama, Jalan Kalibaru. Dibanding rumah di sekitarnya, rumah Arsin terlihat paling bagus dan garasinya luas.

Terletak di jalan gang, lebih rendah dari jalan umum, rumah Arsin yang bertingkat satu hanya terlihat fasad depan bagian atap. Menuju rumahnya harus melalui jalan gang. Persis di tikungan jalan desa, menurun belok kanan sampailah di rumah bertingkat satu itu. Rumahnya tak memiliki halaman, hanya jalan gang paving blok. Di atas jalan itu dipasang atap untuk memarkir kendaraan.

Selasa pagi 28 Januari 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, suasana terlihat sepi di seputaran rumah Arsin. Seorang anggota kepolisian berseragam terlihat memantau. Aparat ini duduk di warung mie ayam di ujung gang masuk, jaraknya sepelemparan batu dari rumah Arsin.

Terpantau rumah Arsin tampak lengang seperti tak berpenghuni, di garasi yang berukuran 6 x 6 meter samping kiri rumahnya, tampak hanya terparkir satu unit mobil sedan putih Honda Civic bernomor polisi B 412 SIN. Dari kejauhan paduan 3 angka dan 3 huruf di pelat nomor kendaraan itu terbaca nama si empunya mobil: ARSIN.

Kendaraan lain yang terlihat adalah mobil dinas berplat merah berwarna perak terparkir persis di depan rumah, di jalan gang yang atasnya dipasang atap. Selain sedan putih, di garasi terhitung ada 4 kendaraan roda dua berbagai merek yang parkirnya tak beraturan.

Saat mendekati ruangan garasi tersebut terlihat furnitur klasik berbahan kayu tebal atau disebut bangku jongkong berwarna coklat pelitur mengkilap, kursi kayu ukir dan meja tamu berwarna senada.

Sedangkan pada dinding rumahnya, Arsin memasang benner 2 foto profil dirinya mengenakan seragam dinas kepala desa lengkap berwarna putih bersama seorang perempuan diduga putrinya. Selain potret yang dipasang di dinding, ada benner berisi informasi pernikahan sang putri ditempatkan di pojok depan garasi.

Tak ada hiasan mencolok lainnya kecuali potret Arsin yang lain sedang bermain bola dengan kostum sepak bola terpasang di dinding tepat di atas akuarium bekas yang kosong tak ada ikannya .

Arsin menghilang bersama Rubicon

Kendaraan mewah Arsin yang ramai dipertontonkan warganet di media sosial 2 diantaranya kendaraan off road Jeep Wrangler Rubicon dan Fortuner. Saat disambangi awak media ke rumahnya, tak satu unit pun terparkir di rumahnya.

“Kendaraan mewah itu menghilang bersamaan dengan pemiliknya, ” kata salah satu Narasumber dikutip dari Tempo.

Informasi di lapangan menyebutkan Arsin telah memindahkan kendaraan-kendaraanya ke rumah saudaranya di Desa Lontar.

“Rubicon dipindahkan ke Lontar, terus dioper ke Kampung Melayu. Mobil mewah lainnya dibawa ke Bekasi, ” kata sejumlah warga Kohod. Bahkan ada yang menyebut mobil-mobil mewah itu sudah dijual untuk menghilangkan jejak kekayaannya.

Warga menyebutkan tak hanya kendaraan, Arsin juga memiliki sejumlah rumah di luar Desa Kohod. Atas kekayaannya itu dia belum tercatat melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman itu belum ditemukan data kekayaan Arsin bin Sanip. Padahal menurut peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nomor 2 tahun 2020 terhitung 2024 kepala desa wajib melaporkan harta kekayaan melalui LHKPN.

Di desa yang dipimpinnya sejak 4 tahun lalu, Arsin terhitung pendatang yang menjadi bang kaya baru untuk menyebut Orang Kaya Baru di desa Kohod.

“Dalam hitungan bulan Arsin menjabat kades, sudah membeli sederet mobil mewah, termasuk Rubicon. Dia itu kades istimewa, kesayangan pejabat Pemda Kabupaten Tangerang, ” ujar Narasumber dikutip dari sumber Tempo.

Di kalangan warga memang beredar surat Kejagung turun tangan meminta klarifikasi dan dokumen terkait pagar laut kepada Arsin.

Previous Post

Jusuf Kalla Keberatan Bila Pekerja Migran Indonesia Disingkat PMI

Next Post

Kajati Jambi Dukung Program Prioritas MBG dari Presiden RI

Next Post
Kajati Jambi Dukung Program Prioritas MBG dari Presiden RI

Kajati Jambi Dukung Program Prioritas MBG dari Presiden RI

Discussion about this post

Reportase Terpopuler

  • Kunjungi Warung Mie Ayam dan Bakso JEJE Perumnas Kota Jambi Pilihan Tepat Pecinta Kuliner

    Kunjungi Warung Mie Ayam dan Bakso JEJE Perumnas Kota Jambi Pilihan Tepat Pecinta Kuliner

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolaborasi Terkait Lingkungan, Bank Sampah Sutera Jambi Kunjungi Pertamina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Kota Jambi Bahagia, BSSJ Lakukan Gerakan Bank Sampah Digital di Tiap Kelurahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angga Aldilla Gussman : Penetapan Tersangka Penting, Tapi Pengembalian Kerugian Negara Harus Jadi Fokus Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh……Bintang Porno Terkenal di Amerika ini Ternyata Asli Tegal, Jawa Tengah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. METRO DATA GLOBAL AKSES

JL. Cilandak Jakarta Selatan
Email: redaksi@reportase8.com

REPORTASE 8


TENTANG KAMI
PEDOMAN MEDIA SIBER
REDAKSI
IKLAN
KARIR

©2022 Reportase8.com - Berita Aktual Terkini | Developed by: Websiteku.co.id

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Lifestyle
    • Opini
  • Advertorial

© 2022 Reportase 8 | Developed by: Websiteku.

0

Oppsss... Mau Ngapain...!