JAMBI, Reportase8.com – Intensitas politik Jambi mulai memanas, baik Pilgub Jambi maupun Pilwako Jambi 2024. Akrobatik politik menghiasi pilkada Jambi.
Pada Pilwako Jambi diketahui bersama, pasca mundurnya Budi Setiawan dan Eko dalam kontestasi 5 tahunan ini, dinamika politik terus berjalan. Sehingga di Pilwako Jambi dipastikan 2 pasang, yakni pasangan Bacalon Maulana-Diza dan H. Abdul Rahman(HAR)- Guntur.
Isu Koalisi Gemuk pun berkembang, beberapa masyarakat kota Jambi menduga dan menilai transaksional politik kental di Pilwako Jambi terutama pada pasangan Maulana-Diza.
“Saya selaku warga kota Jambi, dengan banyaknya partai pendukung, bagaimana kedepannya Kota Jambi, karena banyaknya Partai, banyak juga berbagai kepentingan, saya dak bisa banyangkan kota Jambi nantinya, jadi kami milih HAR be la” ungkap warga Alam Barajo, yang tidak mau disebutkan namanya. Senin, (27/8/2024).
Berbeda dengan warga Jambi Timur yang menyampaikan pandangannya, sebut saja Tutik, dia mengungkapkan dirinya dulu mendukung Maulana untuk Walikota Jambi 2024, tetapi dengan berjalannya waktu dirinya mengurunkan niatnya mendukung Maulana menjadi Walikota, dia mengalihkan dukungan ke Pasangan HAR-GUNTUR.
“Dulu, waktu awal awal bagus, mungkin karena pendukungnya masih sedikit, sekarang sudah banyak, dan partai yang dukung pun banyak, intinya menurut saya masyarakat bawah ini, semakin banyak partai semakin banyak kepentingan la, dan orang-orang baru pun tambah banyak, dan saya siap mendukung, HAR-GUNTUR, HAR dekat di HATI” ujarnya.
Diketahui bersama, pada pilwako Jambi 2024 diprediksi sangat seru intensitasnya, dimana akan berhadapan head to head, yakni Maulana-Diza dengan koalisi Partai, yakni Partai PKS, Partai Demokrat, Partai, PKB, Partai Golkar, Partai PSI, Partai Perindo, untuk pasangan H. Abdul Rahman-Guntur didukung koalisi Partai GERINDRA, PDI Perjuangan dan Partai NasDem.













Discussion about this post