REPORTASE8.COM, JAMBI – Sosok yang sudah menyatakan siap maju untuk BH 1 Provinsi Jambi baru 1 tokoh yakni Bupati Tanjab Timur 2 Periode Bung Romi Hariyanto. Romi Harianto telah membuktikan diri sebagai salah satu Putra Jambi muda, energik serta inovatif ternyata banyak didukung oleh semua kalangan masyarakat Jambi, dukungan pun terus Romi peroleh dari beraneka ragam usia.
Walaupun perhelatan pemilihan kepala daerah serentak 2024 mendatang masih terbilang cukup lama, Romi Hariyanto terus meluangkan waktunya melakukan safari politiknya lintas kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Biografi Romi Haryanto
Romi Hariyanto, S.E. (lahir 3 November 1974) adalah Bupati Tanjung Jabung Timur dua periode yakni 2016–2021 dan 2021–2024. Sebelumnya Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Tanjng Jabung Timur selama tiga periode.
Selama 11 tahun, atau hampir tiga periode berturut-turut, Romi Hariyanto menjabat sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pria kelahiran 3 November 1974 ini, mulai menduduki kursi ketua dewan pada saat usianya baru menginjak 30 tahun. Kiprahnya di parlemen itu, jelas saja membuatnya kenyang dengan asam garam dan pengalamannya itu pula yang membuat masyarakat meyakininya sosok Romi mampu membangun Tanjung Jabung Timur menjadi kabupaten yang maju.
Terpilihnya Romi Hariyanto dan Robby Nahliyansyah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kian memantapkan daerah pesisir timur Provinsi Jambi sebagai tuan rumah bagi Partai Amanat Nasional. Pasca dimekarkan tahun 1999 dan dijabat Pjs. Bupati Harris Fadilah pada 1999-2001, kendali pemerintahan tidak pernah lepas dari kader PAN.
Begitu pula di legislatif, yang menjadi rumah PAN. Karena hampir separuh dari kursi dikuasai kader PAN dan itu semua tidak terlepas dari keberadaan sosok Romi Hariyanto. Gaya “low profile” dan energik khas anak muda, membuatnya gampang membaur di tengah-tengah masyarakat.
Semasa masih menimba kuliah, alumnus Akademi Keuangan dan Perbankan Muhammadiyah Jambi tahun 1999, tergabung sebagai mahasiswa pecinta alam. Ia bahkan didaulat sebagai Ketua Mapala Tapak Rimba dan pernah melakukan pendakian ke Gunung Talang, Solok, Sumatra Barat.
Selain mendaki gunung, Ia juga menyukai panjat tebing, lintas alam dan aktif di kegiatan Off Road dengan bergabung dalam Komunitas Intelektual Otomotif (KITO) dan pernah memimpin Asosiasi Pengadaan Barang dan Jasa (ASPANJI) Tanjung Jabung Timur pada tahun 2002 hingga 2003. Sebagai putra daerah, suami dari Wirdayanti yang dikaruniai dua orang anak ini, mafhum dengan kondisi alam Tanjung Jabung Timur dan ia sangat tahu dengan tipikal dan karakteristik masyarakat Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.
Oleh karena itulah, konsep merakyat dirasakannya tepat untuk diterapkannya selama lima tahun kepemimpinannya. Kiprah putra dari H. Hasan Ismail dan Hj. Rohayati di partai politik dimulai tahun 1999 ketika ia menjadi simpatisan PAN. Ketertarikannya dengan PAN dikarenakan kagum dengan figur mantan Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin, yang saat itu menjadi Ketua DPW PAN Provinsi Jambi. Pada tahun 2000, Romi duduk dalam kepengurusan partai sebagai Wakil Ketua DPD BM PAN Tanjung Jabung Timur dan setahun kemudian menjadi Wakil Ketua DPC PAN Kecamatan Muara Sabak yang mengantarkan dirinya melenggang ke DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(Dikutip dari Wikipedia)
Melihat hal itu, salah satu tokoh pemuda asal Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan tegas menyatakan dukungannya memenangkan Romi Hariyanto untuk Gubernur Jambi 2024 mendatang.
“Saya hari ini nyatakan dengan tegas mendukung H Romi Hariyanto untuk maju dipilgub Jambi 2024 mendatang,” tegasnya saat dihubungi awak media, Minggu (19/02/2023).
Ditambahkan Agus terkait alasannya mendukung H Romi Hariyanto untuk Gubernur Jambi, ia mengatakan Romi sangat layak memimpin Provinsi Jambi, karena sudah 5 periode malang melintang di dunia perpolitikan di Tanjab Timur.
“Bung Romi itu pejuang, sudah 5 periode loh, 3 Periode di DPRD kabupaten, 2 Periode jadi Bupati, di Pilkada 2020 kemarin aja, Romi itu berani independen tanpa menggunakan PAN sebagai perahunya, padahal PAN itu 17 di Tanjabtim,” imbuhnya.
Terkait apa yang ditinggalkan oleh Bupati Tanjabtim selama periode kepemimpinannya, Agus menyampaikan bahwa semua yang jadi pemimpin tanjabtim ini tidak bisa langsung terwujud, semua butuh proses dan penguatan anggaran skala prioritas.
“Mungkin dengan majunya Romi sebagai Gubernur Jambi, ini nanti akan tampak pembangunannya seperti yang dilakukan oleh Bupati Zumi Zola Kemarin yang juga maju sebagai Gubernur, dari sana ia bisa membawa anggaran untuk Tanjabtim,” tuturnya.













Discussion about this post