Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo menegaskan akan menindak tegas anggota Polri yang terlibat dalam aktivitas ilegal, mulai dari penambangan emas tanpa izin (PETI), bisnis narkoba, hingga berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya.
Penegasan tersebut disampaikan Widodo saat menjawab pertanyaan awak media di Mapolda Jambi, Senin (26/10/2026). Ia menekankan, tidak boleh ada ruang bagi anggota kepolisian yang justru terlibat dalam aktivitas yang seharusnya diberantas oleh aparat penegak hukum.
Pernyataan itu disampaikan menyusul pertanyaan awak media Metro Jambi mengenai komitmen Kapolda dalam menindak oknum polisi yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI di wilayah Jambi.
Widodo menegaskan, penindakan terhadap anggota yang melanggar hukum merupakan komitmen yang harus dijalankan secara tegas.
“Anggota bermain PETI, narkoba, dan lainnya, serta pelanggaran akan dilakukan tindakan tegas,” tegasnya.
Jenderal polisi bintang dua tersebut juga menyatakan akan memberikan contoh nyata dalam penegakan disiplin dan hukum terhadap personel di lingkungan institusi Polri.
Menurutnya, setiap anggota kepolisian seharusnya memahami aturan serta tanggung jawabnya sebagai aparat penegak hukum. Karena itu, ia mempertanyakan apabila masih ada personel yang justru terlibat dalam pelanggaran hukum.
“Saya akan beri contoh. Itu kan tidak ada karena sudah ada aturannya. Kita sudah tahu aparat penegak hukum, kok masih main-main pelanggaran hukum? Kalau ada info, langsung diberitahukan,” tutupnya.
Pernyataan Kapolda Jambi tersebut menegaskan pentingnya pengawasan internal dan penegakan disiplin di tubuh Polri. Masyarakat pun diharapkan dapat menyampaikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan apabila mengetahui dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas ilegal, agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.













Discussion about this post